INTIP24NEWS – Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan operasi militer ke Ukraina relatif melambat atas pertimbangan kemanusiaan dan melindungi warga sipil. Hal itu diutarakan saat berbicara di sebuah acara internasional pada hari Rabu, 24/8).
Menhan Rusia itu menyatakan bahwa Rusia sungguh-sungguh mengikuti norma-norma hukum humaniter di Ukraina, dan justru melawan klaim sebaliknya yang dibuat oleh Ukraina.
“Kami melakukan segalanya untuk menghindari korban di antara warga sipil yang tidak berdosa. .
Tentu saja, itu memperlambat laju serangan, tetapi itu kami lakukan secara sadar,” tambahnya.
Shoigu juga membandingkan kebijakan Rusia ini bertolak belakang dengan langkah Amerika Serikat dan sekutunya.
“Barat gencar mengirim pasokan senjata ke Kiev dan kebijakan lainnya yang hanya memperpanjang konflik dan meningkatkan biaya manusia,” katanya.
Sementara itu negara-negara Barat menuduh Rusia melancarkan perang agresi yang tidak beralasan terhadap negara tetangga, dan mengatakan bantuan militer mereka akan terus berlanjut selama “diperlukan”.
Moskow, yang percaya bahwa operasi itu diperlukan untuk menghentikan ekspansi NATO ke Ukraina, mengatakan lawan-lawannya ingin “berjuang selama mungkin lewat Ukraina untuk menyakiti Rusia.”
Sumber: RT
Editor: Hasan M





















































