Ribuan Penonton Terhipnotis Penampilan Kelompok Seni Jathilan Yogo Joo Pruso

Gunungkidul, intip24news.com –

Ribuan penonton terhipnotis oleh penampilan seni Jathil Yogo Joo Pruso. Kelompok seni Jathil Yogo Joo Pruso yang berasal dari Gangsalan, Nglindur, Girisubo, Gunungkidul yang mengklaiim sebagai Jathilan kawula muda ini memang lagi naik daun sehingga setiap pentas dimanapun selalu dipadati penonton.

Sebagaimana yang terjadi pada hari Sabtu 8 Agustus 2026 malam, Yogo Joo Pruso tampil maksimal bersama sponsor Peni Pro dalam rangka Rasulan Padukuhan Petir A, B, C, Petir, Rongkop Gunungkidul.

Gelaran seni Jathil Yogo Joo Pruso di Kalurahan Petir berlangsung di lapangan sepak bola Migit menjadi malam penutupan rasul atau bersih Desa yang digagas oleh kelompok Sub Karang Taruna Padukuhan Petir A, B, C.

Bacaan Lainnya

Sebelum pentas Seni Jathil berlangsung,ribuan penonton dari berbagai wilayah sudah berdatangan untuk menyaksikan Yogo Joo Pruso, hingga hampir separoh lapangan sepak bola Migit dipenuhi Yogo Joo Pruso lovers..

Pada penamilan special Rasul Padukuhan Petir ABC, YogoJoo Pruso menyuguhkan dua babak putri dan putra. Dimana babak Putri Candra Maya yang membuka pentas dengan kreasi baru tampil memukau penonton yang begitu tertip duduk memadati arena panggung.

Ditengah pentas Putri Candra Maya juga ditampilkan Gedruk versi putra. Selesai joget jaranan, seperti biasa Putri Candra Maya juga tampil versi ndadi bagai wanita kesurupan oleh roh halus. Di saat – saat seperti inilah semua penonton terhipnotis dan tegang, namun tetap terkendali.

Setelah babak Putri Candra Maya usai, di susul dengan penampilan babak putra Satriyo Wirang yang tidak kalah menarik untuk di tonton. Bahkan dalam babak Satriyo Wirang tampil, Yogo Joo Pruso menyuguhkan tari varian baru berupa Jathil Celeng Gotheng.

Dimana beberapa penari tidak menggunakan aksesoris jaran kepang, tetapi menampilkan figur celeng (babi hutan) yang menggambarkan hama tanaman atau perlawanan pasukan. Disinilah para pemain Jathil Satriyo Wirang mulai membuat penonton ada rasa takut dan tegang, karena penari – penari Jathil mulai kesurupan.

Kesenian tradisional Jathilan atau reog yang sudah melekat di masyarakat Jawa kususnya, saat ini menjadi pertunjukan yang populer dan favorit sebagai hiburan rakyat yang murah – meriah. Sebab bisa menjadi hiburan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan masyarakat dari anak- anak hingga orang tua.

Disamping itu jika dibanding dengan pentas- pentas seni lain, meskipun ditonton oleh ribuan orang, tapi cenderung relatif lebih aman dan terkendali.

Dalam kesempatan pentas seni Jathilan Yogo Joo Pruso, Lurah Kalurahan Petir, Sarju, S.I.P, menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Kepolisian dan Koramil Kapanewon Rongkop yang telah siaga mengamankan jalannya acara gelar seni Jathilan.

Kami berharap semoga selama pentas seni jathilan Yogo Joo Pruso berlangsung tidak terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan bersama. Kami mewakili masyarakat Kalurahan Petir juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada kelompok seni Jathil Yogo Joo Pruso yang sudah untuk yang kedua kalinya dalam rangka Rasul Petir memberikan hiburan bagi warga Petir maupun sekitarnya.

Sementara itu beberapa penonton yang enggan disebut namanya, kepadaternyata bukan warga Kalurahan Petir, tapi ada yang dari Baran, Semugih, ada yang dari Botodayaan, dari Girisubo, Pracimantoro, Semanu bahkan dari Tepus juga datang jauh – jauh untuk menyaksikan penampilan kesenian Jathil Yogo Joo Pruso.

Alasanya hampir sama karena Yogo Joo Pruso setiap tampil bagus dan menghibur sekali, terangnya. Terlihat juga banyak penonton yang nyawer para pemain Jathil. (Red)



Pos terkait