INTIP24NEWS – Hanya 24 jam setelah Amerika Serikat menyatakan tidak akan memasok Kiev dengan sistem rudal jarak jauh, Joe Biden mendapat tekaban dari pejabat Gedung Putih hingga memaksanya menjanjikan bantuan militer berupa sistem anti-tank, anti-pesawat dan presisi yang lebih canggih.
Biden mengklaim AS tidak “mendorong atau memungkinkan Ukraina untuk menyerang di luar perbatasannya” dan tidak ingin memperpanjang perang atau memasuki konflik melawan Rusia, tetapi langkahnya itu tetap dipandang negatif oleh Moskow.
Wakil Menteri Luar Negeri Sergey Ryabkov mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti Rabu bahwa pasokan rudal dan persenjataan lebih lanjut akan meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Rusia dengan Amerika Serikat.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
















































