SERANG | INTIP24News.com — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Serang menggelar Pengajian Bulanan sekaligus memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah di Masjid Abu Bakar, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Keragilan, Minggu (23/11/2025).
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Serang Najib Hamas, Kabag Kesra Pemkab Serang Mamak Abror, serta penceramah utama Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ketua PDM: Perkembangan Muhammadiyah Pesat, Namun Tantangan di Daerah Masih Ada
Ketua PDM Kabupaten Serang, Mabrur AMS, dalam sambutannya menegaskan bahwa pada usia ke-113, Muhammadiyah telah mengalami kemajuan luar biasa, terlihat dari luasnya Amal Usaha seperti sekolah, rumah sakit, perguruan tinggi, lembaga keuangan, hingga pembelian bangunan gereja di Spanyol yang kemudian diubah fungsi menjadi pusat dakwah.
Namun, Mabrur mengakui masih ada tantangan yang dirasakan oleh struktur Muhammadiyah di tingkat daerah.
“Ketika kami mengajukan bantuan kepada pemerintah, sering kali Muhammadiyah dianggap sebagai ormas terkaya. Akibatnya bantuan tidak bisa maksimal. Padahal kondisi di daerah tidak selalu sama seperti yang terlihat di pusat,” ujarnya.
Meski demikian, Mabrur menekankan bahwa warga Muhammadiyah harus tetap bersyukur atas perkembangan organisasi sejak didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan, yang menanamkan semangat Surat Al-Ma’un sebagai dasar gerakan sosial dan pendidikan Muhammadiyah.
“Kemajuan hari ini adalah hasil dari ajaran Al-Ma’un yang diwujudkan Kyai Dahlan melalui amal usaha. Ini poin penting yang harus kita syukuri,” tegasnya.
Wakil Bupati Serang: Kader Muhammadiyah Harus Hadir Menyelesaikan Persoalan Umat
Wakil Bupati Serang, Najib Hamas, dalam sambutannya berharap Muhammadiyah terus memberikan kontribusi nyata untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Di usia yang ke-113 ini, Muhammadiyah harus terus berkiprah, berkarya, dan memberi manfaat bagi masyarakat, sebagaimana garis perjuangan yang telah ditunjukkan pendirinya, KH. Ahmad Dahlan,” ungkap Najib.
Ia juga menyoroti tantangan besar masyarakat modern, khususnya dalam menghadapi arus informasi di media sosial.
“Hari ini kebenaran sering kali ditentukan oleh viralnya informasi. Tidak semua yang viral adalah benar. Ini tantangan bagi kita semua,” jelasnya.
Karenanya, Najib menekankan pentingnya peran kader Muhammadiyah dalam menyuarakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar secara konsisten di tengah masyarakat.
Penceramah Utama Bahas Tema Milad: Memajukan Kesejahteraan Bangsa
Mengisi tausiah, Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., mengulas tema Milad ke-113 Muhammadiyah, yaitu “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.” Ia menekankan bahwa Muhammadiyah tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga harus terus mengambil peran strategis dalam peningkatan mutu pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
( WS/TLS )






















































