NASA Temukan Air dan Karbon Sebagai Unsur Awal Kehidupan di Asteroid

INTIP24 – Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengungkapkan telah mengambil sampel dari asteroid yang kaya akan air dan senyawa yang mengandung karbon.

Sampel yang diambil dari asteroid Bennu oleh wahana OSIRIS-REx NASA disiarkan dalam webcast langsung pada hari Rabu.

Misi tersebut menyelesaikan perjalanan pulang pergi sejauh 1,4 miliar mil (2,3 miliar km) dari asteroid bulan lalu, dan menyimpan kapsul pengumpul di gurun Utah yang berisi sekitar 8,8 ons (250g) material yang dikumpulkan dari Bennu pada akhir tahun 2020.

Sampel tersebut dibawa ke Johnson Space Center milik NASA di Houston, yang akan dibagikan kepada para peneliti di seluruh dunia untuk dipelajari lebih dekat.

Bacaan Lainnya

Para ilmuwan berharap materi ini akan memberikan wawasan tentang asal usul kehidupan di Bumi, karena banyak yang percaya bahwa asteroid kaya karbon yang menghantam planet ini menyimpan unsur-unsur yang diperlukan untuk munculnya kehidupan organik.

Penyelidik utama NASA dalam misi tersebut, ilmuwan planet Universitas Arizona Dante Lauretta, menggambarkan asteroid tersebut sebagai “kapsul waktu yang memberi kita wawasan mendalam tentang asal usul tata surya kita.”

Kekayaan material kaya karbon dan banyaknya mineral tanah liat yang mengandung air hanyalah puncak dari gunung es kosmik.

Bennu telah mengejutkan para ilmuwan bahkan sebelum mereka mempelajarinya dari dekat.
Ketika wahana OSIRIS-REx pertama kali mencoba mendekati permukaan untuk mengambil sampel, setelah menghabiskan 22 bulan mengorbit asteroid untuk menemukan tempat yang tepat, bagian luarnya ternyata sangat berpori, bukan batuan kaku yang diharapkan NASA.

Editor: Hasan M

Pos terkait