JAKARTA ¦ INTIP24 – Pemerintah Indonesia melalui Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin memprotes keras Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menjadikan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza sebagai markas militer.
“Pemerintah sih sangat protes, tidak menyukai. Karena apa? Karena itu kan untuk fasilitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Ma’ruf, di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (23/12).
Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menilai apa yang dilakukan IDF itu jelas melanggar etika dan aturan hukum humaniter internasional karena menyerang fasilitas medis.
“Saya kira itu tidak punya etik lah. Rumah sakit kok dirampas. Mestinya rumah sakit itu dibiarkan melayani korban-korban itu, jangan jadi markas tentara. Itu sudah melanggar aturan,” ujarnya.
Sebelumnya, Pasukan Israel menguasai dan menjadikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza sebagai markas militer di tengah agresi mereka di Palestina.
Kondisi itu terungkap dari Kepala Presidium organisasi relawan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia Sarbini Abdul Murad saat konferensi pers di Jakarta, Rabu lalu.























































