Pers rilis FKUB Oleh
UST. HABIBI SOMAD Anggota FKUB
INTIP24NEWS | BEKASI – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bekasi melakukan
Program Kunjjngan Kerja atau silaturahmi kepada majelis-majelis agama yang ada di
Kabupaten Bekasi.
Kegiatan kunjungan kerja atau sialturahmi ini dilaksanakan dengan sukarela, mengingat
FKUB Kabupaten Bekasi tidak punya dana untuk hal tersebut, namun dengan kesadaran anggota di bawah kepemimpiana KH ATHOILAH MURSJID, program kunjungan itu dapat dilaksanakan dengan baik.
“Kunjungan kerja tersebut adalah semata-mata umtuk memberikan edukasi kepada masing-
masing umata beragama betapa pentingnya kerukunan.” Demikian dikatakan pers rilis FKUB yang diterima redaksi, Kamis (2/12).
Dalam keterangannya, FKUB menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal yang sangat berharga bagi kelangsungan kehidupan seluruh masyarakat, khususnya di Kabpaten Bekasi.
Kerukunan umat beragama adalah sesuatu yang dinamis yang dapat berubah sesuai dengan
perilaku para pendukungnya. Oleh karena itu perilaku para pemimpin agama dan juga tokoh masyarakat memegang peranan penting dalam menjaga iklim kondusif.
Di sinilah arti pentingnya hubungan antar umat beragama plus yaitu hubungan komunikatif
yang tidak terbatas pada tokoh agama tapi juga pelibatan para tokoh dan pejabat birokrasi
pemerintahan.
Sejalan dengan tugas dan fungsi FKUB , maka FKUB Kabupaten Bekasi Melaksanakan
Program Kunjujngan Kerja atau silaturahmi kepada majelis-majelis Agama yang ada di
Kabupaten Bekasi.
Kegiatan kunjunagan kerja atau sialturahmi ini dilaksanakan dengan sukarela, mengingat
FKUB Kabupaten Bekasi Tidak punya dana untuk hal tersebut, namun dengan kesadaran Anggota dibawah Kepemimpinan KH ATHOILAH MURSJID
kunjungan kerja terjadwal dan dapat dilaksanakan denga napa adanya.
Tujuan Kegiatan Tersebut adalah semata-mata umtuk memberikan edukasi kepada masing-
masing umata beragama betapa pentingnya kerukunan.
Kunjungan Kerja FKUB tersebut selain dihadiri oleh pengurus dan Anggota, hadir juga
Kasubid Bakesbangpol dan Humas Kementerian Agama Kabuapten Bekasi.
KUNJUNGAN KERJA KE MAJELIS ULAMA INDONESIA
KABUAPATEN BEKASI
Hari senin tanggal 22 Nopember 2021 Forum Kerukunan Umat Beragama Kabuapaten
Bekasi Melaksanakan Kunjunagan kerja ke MUI Kabupaten Bekasi.
Dalam kunungan ke kantor MUI, kami yang berkunjung diterima oleh
KH. MUBAROK NURI
UST. NOOR INSAN
KH. AHBAB AHFAS
KH. MUHIDIN KAMAL
KH. MUMU IMANUDIN
Ada sedikit unik kunjungan ke Kantor UMI ini, karena kami diterima oleh Bidang kerukunan
umat beragama yang anggotanya adalah Wakil ketua FKUB dan sekretaris serta Anggota
FKUB.
Ketua FKUB Kabupaten Bekasi KH. M.ATHOILLAH MURSJID , SE, M.Si menjelaskan maksud
kunjungan tersebut dilaksanakan diantarnya :
1. Untuk silaturahmi menjalin hubunga dengan MUI lebih akrab lagi
2. Melaksanakan program Forum Kerukunan Umat Beragama
. Mohon kepada bidang kerukunan umat beragama di MUI agar dapat membantu
FKUB dalam mensosialisasikan PBM
Bapak ANTON TJAHYO LOEKITO dari Unsur Agama Katolik menambhakn maksud dan
tujuan kunjungan kerja FKUB diantaranya :
1. Bersediakah MUI dikunjungi oleh majelis-majelis Agama yang ada di Kabuapten
Bekasi?
2. Bersdiakah MUI Mengunjungi Majelis- majelis Agama di kabupaten Bekasi?
Adapun jawaban dan pemapran FKUB dijawab oleh Ketua Bidang KUB di mui KH.
MUBAROK NURI ujarnya
Insya Alloh kami akan membantu FKUB dalam sosialisasi PBM
Dan Insya Alloh kami akan sampaikan kepada Ketum MUI terkait pertanyaan Bapak Anto KUNJUNGAN KERJA FKUB DI MAJELIS AGAMA KONG HU CU (MAKIN)
Hari Selasa tanggal 23 Nopember 2021 Forum Kerukunan Umat Beragama Kabuapaten
Bekasi Melaksanakan Kunjunagan kerja ke MAKIN (Majelis Agama Konghucu Kabupaten
Bekasi yang beralamat di Kp Teko Desa Ketajaya Kecamatan Pebayuran kabupaten Bekasi
Kunjungan FKUB Ke MAKIN dihadiri oleh
1. KH. M.ATHOILLAH MURSJID, SE, M.Si
2. UST. HABIBI SOMAD
3. UST. NOOR INSAN
4. KH. AHMAD SOLEH
5. KH MASILA
6. ANTON TJAHYO LOEKITO
7. SUDIRMAN
8. UST.HAMDANI
9. IPB ADHI CANDRA
10.PDT. ANDRIAN MATKUSSA
11.UTUSAN DARI KESBANGPOL
Kunjungan kerja FKUB ke MAKIN dterima oleh Pimpinan majelis Agama Kong hu cu saudara
SIAW KHENG WIE dan para uamat agama kong hu cu.
Dalam sambutannya Pimpinan majelis Agama Khonghucu menyampaikan Ucapan
terimakasih atas kunjungan kerja FKUB dalam melaksanakan Programnya Ke MAKIN.
Semoga kunnungan ini bisa berlanjut bukan untuk yang terakhir kali.
Ketua FKUB dalam Sambutannya pada kunjungan kerja di MAKIN Menyampaikan :
Walaupun sudah ada di nusantara selama ratusan tahun, pengakuan resmi dari negara
terhadap agama Kong Hu Cu baru datang pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman
Wahid atau Gus Dur di tahun 2000.
Selain memberikan pengakuan, Gus Dur juga membebaskan masyarakat Kong Hu Cu yang
notabene adalah keturunan Cina untuk menjalankan ibadah agamanya secara terbuka dan merayakan hari keagamaan mereka.
Kong Hu Cu selalu menjadi contoh sukses sebuah kepercayaan yang awalnya tak diakui
negara namun kini duduk sejajar dengan agama-agama besar lain di Indonesia.
Bagaimana para penganut Kong Hu Cu memperjuangkan pengakuan negara atas agama mereka?
Bapak ANTON TJAHYO LOEKITO pada kunjungan ke MAKIN menyampiakan pertanyaan yang
serupa Ketika kunjungan ke MUI :
1.Bersediakah MAKIN dikunjungi oleh majelis-majelis Agama yang ada di Kabuapten Bekasi?
2.Bersdiakah MAKIN Mengunjungi Majelis- majelis Agama di kabupaten Bekasi?
Adapun jawaban dan pemapran Bapak Anton dijawab oleh Pimpinan MAKIN bapak SIAW
KHENG WIE “ Tentu kami tidak keberatan apabila berkunjung dan dikunujungi oleh Majelis
Agama Lain .
Utusan dari Kesbangpol yang diwakili oleh Kasubid IBU DIKA DAN IBU HJ MIMIS
Ibu dika menyampaikan dalam sambutannya , bahwa kami dari Kesbangpol mendapat Tugas
dari Kepala Badan untuk mendampingi Kunjungan FKUB Ke Majelis-Mjelis Agama, dan hasil
kunjunagn kerja FKUB ini akan kami sampaikan kepada kepala Badan Kesbangpol untuk
menjadi laporan Ke Bupati.
FOTO KUNJUNGAN KERJA FKUB
KUNJUNGAN KERJA FKUB DI MAJELIS AGAMA BUDHA
Hari Rabu tanggal 24 Nopember 2021 Forum Kerukunan Umat Beragama Kabuapaten Bekasi
Melaksanakan Kunjunagan kerja ke Majelis Agama Budha Kabupaten Bekasi yang beralamat
di Cikarang kabupaten Bekasi .
Kunjungan FKUB Ke Majelis Agama Budha dihadiri oleh
1. KH. M.ATHOILLAH MURSJID, SE, M.Si
2. UST. HABIBI SOMAD
3. ANTON TJAHYO LOEKITO
4. SUDIRMAN
5. SIAW KENG WIE
6. UST.HAMDANI
7. IPB ADHI CANDRA
8. PDT. ANDRIAN MATKUSSA
9. UTUSAN DARI KESBANGPOL
Kunjungan kerja FKUB ke Majelis Agama Budha dterima oleh Pimpinan majelis Agama Budha
di WiharaTIRTA BAHKTI dan para uamat agama Budha.
Dalam sambutannya Pimpinan majelis Agama Budha menyampaikan Ucapan terimakasih
atas kunjungan kerja FKUB dalam melaksanakan Programnya Ke wihara Tirta Bhakti.
Semoga kunnungan ini bisa berlanjut bukan untuk yang terakhir kali.
Pinpinan Majelis Agama Budha menambhakan dalam sambutannya bahwa kami dari budha
belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemda kabupaten Bekasi.
Ketua FKUB dalam Sambutannya pada kunjungan kerja di Majelis Agama Budha
Menyampaikan :
Agama Buddha atau Buddhisme adalah salah satu agama di dunia. Di mana sudah ada
sejak ribuan tahun lalu yang berasal dari India. Membahas mengenai Agama
Buddha tidak dapat lepas dari sosok Siddharta Gautama yang merupakan pendiri dan
penyebar Agama Buddha.
Maksud tujuan kami dating berkunjung ke majelis Agama Budha adalah:
1. Melaksanakan program Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
2. Menjalin silaturahmi untuk tetapa memelihara kerukunan anatar umat beragama dikabupaten Bekasi.
Bapak ANTON TJAHYO LOEKITO pada kunjungan ke Majelis Agama Budha menyampiakan
pertanyaan yang serupa Ketika kunjungan ke majelis Agama sebelumnya :
1.Bersediakah Majelis Agama Budha dikunjungi oleh majelis-majelis Agama yang ada di
Kabuapten Bekasi?
2.Bersdiakah Majelis Agama Budha Mengunjungi Majelis- majelis Agama di kabupaten
Bekasi?
Adapun jawaban dan pemapran Bapak Anton dijawab oleh Pimpinan Majelis Agaam Budha
“Tentu kami tidak keberatan apabila berkunjung dan dikunujungi oleh Majelis Agama Lain” .
Utusan dari Kesbangpol yang diwakili oleh Kasubid IBU DIKA DAN IBU HJ MIMIS
Ibu dika menyampaikan dalam sambutannya , bahwa kami dari Kesbangpol mendapat Tugas
dari Kepala Badan untuk mendampingi Kunjungan FKUB Ke Majelis-Mjelis Agama, dan hasil
kunjunagn kerja FKUB ini akan kami sampaikan kepada kepala Badan Kesbangpol untuk
menjadi laporan Ke Bupati.
Dan kami akan menampung aspirasi dari majelis Agama yang kami kunjungi.
KUNJUNGAN KERJA FKUB DI MAJELIS AGAMA HINDU
Hari Minggu tanggal 28 Nopember 2021 Forum Kerukunan Umat Beragama Kabuapaten
Bekasi Melaksanakan Kunjunagan kerja ke Majelis Agama Hindu Kabupaten Bekasi yang
beralamat di Desa Suka Hurip Kecamatan Sukatani kabupaten Bekasi .
Kunjungan FKUB Ke Majelis Agama Hindu dihadiri oleh
1. KH. M.ATHOILLAH MURSJID, SE, M.Si
2. UST. HABIBI SOMAD
3. ANTON TJAHYO LOEKITO
4. SUDIRMAN
5. UST.HAMDANI
6. IPB ADHI CANDRA
7. PDT. ANDRIAN MATKUSSA
8. UTUSAN DARI KESBANGPOL
9. UST. SOLEH JAELANI
10.SIAW KEN WIE
11.KH. MUMU IMANUDIN
Kunjungan kerja FKUB ke Majelis Agama Hindu dterima oleh Pimpinan majelis Agama Hindu
ketua PARISADHA HINDU PURA SUKA HURIP dan para uamat agama Hindu .
Dalam sambutannya Pimpinan majelis Agama Hindu menyampaikan Ucapan terimakasih atas
kunjungan kerja FKUB dalam melaksanakan Programnya Ke Pura Suka Hurip.
Semoga kunnungan ini bisa berlanjut bukan untuk yang terakhir kali.
Pinpinan Majelis Agama menyampaikan silsilah atau kronologis adanya Pura hindu di desa
Suka hurip Kecamatan Sukatani Kbaupaten Bekasi.
Ketua parisada Hindu bercerita tentang sejarah adanya hindu di Jawa Barat.
Ketua FKUB dalam Sambutannya pada kunjungan kerja di Majelis Agama Hindu
Menyampaikan :
Perkembangan agama Hindu di Jawa Barat dimulai pada abad ke-4 M, dengan
berdirinya Kerajaan Tarumanegara.
Pengaruh agama Hindu di kerajaan Tarumanegara terlihat di prasasti Ciaruteun,
yang berisi pelambangan telapak Raja Purnawarman yang disamakan dengan
telapak kaki Triwikrama (salah satau titisan Dewa Wisnu)
Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu yang berdiri di pulau Jawa bagian
barat pada abad ke 4 dan 5 M. Kerajaan ini adalah merupakan kerajaan Hindu
tertua di pulau Jawa.
Beberapa peninggalan Tarumanegara ini misalnya Prasasti Muara
Cianten, Prasasti Pasir Awi, Prasasti Cidanghiang, dan Parasasti Jambu
Raja kerajaan Tarumanegara yang paling terkenal adalah Raja Purnawarman, yang
meninggalkan berbagai prasasti, sebagai bukti kejayaan kerajaan ini.
Purnawarman memerintah sekitar tahun 395 – 434 M, dan memeluk agama
Hindu dari aliran Waisnawa, yang memuja Dewa Wisnu. Dalam Prasasti Ciaruteun atau
prasasti Ciampea, terdapat ukiran sepasang telapak kaki milik Raja Purnawarman, yang
digambarkan seperti tapak kaki Triwikrama, salah satu awatara (perwujudan atau titisan
Dewa Wisnu).
Kerajaan Tarumanegara mulai mundur setelah meninggalnya raja Purnawarman. Kemudian
pada tahun 670 M, Tarumanegara dibagi menjadi dua kerajaan, yaitu kerajaan SALAKA
NAGAR Kerajaan Sunda dan kerajaan Galuh, dengan sungai Citarum sebagai batasnya.
Maksud tujuan kami dating berkunjung ke majelis Agama Budha adalah:
1. Melaksanakan program Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
2. Menjalin silaturahmi untuk tetapa memelihara kerukunan anatar umat beragama
dikabupaten Bekasi.
Bapak ANTON TJAHYO LOEKITO pada kunjungan ke Majelis Agama Hindu menyampiakan
pertanyaan yang serupa Ketika kunjungan ke majelis Agama sebelumnya :
1.Bersediakah Majelis Agama Hindu dikunjungi oleh majelis-majelis Agama yang ada di
Kabuapten Bekasi?
2.Bersdiakah Majelis Agama Hindu Mengunjungi Majelis- majelis Agama di kabupaten Bekasi?
Adapun jawaban dan pemapran Bapak Anton dijawab oleh Pimpinan Majelis Agaam Hindu
Ketua Parisada Hindu “Tentu kami tidak keberatan apabila berkunjung dan dikunujungi oleh
Majelis Agama Lain” .
Utusan dari Kesbangpol yang diwakili oleh Kasubid IBU DIKA DAN IBU HJ MIMIS
Ibu dika menyampaikan dalam sambutannya , bahwa kami dari Kesbangpol mendapat Tugas
dari Kepala Badan untuk mendampingi Kunjungan FKUB Ke Majelis-Mjelis Agama, dan hasil kunjungan kerja FKUB ini akan kami sampaikan kepada kepala Badan Kesbangpol untuk menjadi laporan Ke Bupati.
Dan kami akan menampung aspirasi dari majelis Agama yang kami kunjungi.
Bu DIKA menyampaikan bahwa ada berita baik untuk FKUB , ntuk FKUB , bahwa tahun depan sudah dianggarkan untuk perjalanan Dinas FKUB


























































