Ribuan Ekor Ayam Dibawa ke DPRD Wonosobo, Peternak Desak Pakan Murah dan Harga Telur Naik

Wonosobo, intip24news.com – Halaman Gedung DPRD Kabupaten Wonosobo mendadak ramai dan dipenuhi suara ayam. Ratusan peternak ayam petelur menggelar aksi damai dengan membawa kurang lebih 1500 ekor ayam sebagai simbol penderitaan mereka, Senin 10 Agustus 2026.

Aksi ini digalang Asosiasi Peternak Layer Wonosobo (APLW) yang tergabung dalam Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS).
Sekitar 400 orang peternak dari berbagai kecamatan datang dengan mobil komando dan banner, menuntut pemerintah segera turun tangan menyelamatkan peternak rakyat.

“Harga Pakan Mencekik, Harga Telur Anjlok”

Korlap aksi Eko Saputro dalam orasinya menegaskan, saat ini peternak rakyat Wonosobo berada di ujung tanduk.
“Kami datang bukan untuk rusuh. Kami datang membawa ayam dan sedekah, agar doa kami didengar pemerintah dan Allah SWT. Turunkan harga pakan! Naikkan harga telur! Jangan biarkan peternak rakyat gulung tikar,” teriak Eko di depan anggota dewan.

Bacaan Lainnya

Peternak juga menuntut 5 hal penting:

  1. Turunkan harga pakan ayam
  2. Naikkan harga telur dan masukkan telur dalam program bantuan pangan
  3. Perpanjang SPHP Jagung: 6 bulan untuk mikro, 4 bulan kecil, 2 bulan menengah
  4. Tegakkan aturan Hak Budi Daya Peternak Rakyat 98%
  5. Batasi budidaya skala besar agar tidak mematikan peternak kecil

Bupati Wonosobo Janji Kawal Aspirasi

Merespon aksi, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.S.Ag langsung menemui masa aksi. Ia didampingi Forkopimda, Sekda, dan kepala OPD terkait.

“Kami paham keluhan bapak ibu. Pemerintah Daerah akan mengambil langkah strategis untuk mengendalikan harga pakan. Kami juga akan sampaikan ke Bulog agar program SPHP Jagung diperpanjang,” kata Bupati.

Bupati juga berjanji akan menyesuaikan harga acuan telur, menegakkan hak peternak rakyat sesuai aturan, dan mengawasi ketat investasi peternakan skala besar.
“Program Makan Bergizi Gratis ke depan, pengadaan telur dan ayamnya kita utamakan dari peternak UMKM Wonosobo,” tambahnya.

Aksi ditutup dengan pembagian ayam ke warga yang hadir. Suasana berlangsung aman, tertib dan kondusif dengan pengamanan dari Kodim 0707, Polres, Satpol PP dan Dishub Wonosobo.

“Ini bukan sekadar aksi. Ini jeritan perut peternak,” pungkas salah satu peserta. (Dwi Eko N)



Pos terkait