Ribuan Pendemo Israel Masih Blokir Jalan Tuntut PM Netanyahu Batalkan Reformasi Kontroversial

INTIP24NEWS.COM – Demonstrasi di Israel yang melibatkan ratusan ribu pengunjuk rasa berkumpul di ibu kota Israel, Tel Aviv pada Sabtu malam, menuntut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membatalkan rencana reformasi peradilan.

Akibat tekanan publiknya sendiri Netanyahu telah yang menangguhkan reformasi dan berjanji untuk bernegosiasi dengan oposisi, tetapi pengunjuk rasa memandang langkahnya akal-akalan saja.

Media Israel melaporkan pengunjuk rasa berkisar antara 140.000 hingga 175.000 orang. Mereka menghadiri rapat umum tersebut, sementara pe kordinator aksi menyebut 250.000 orang di Tel Aviv dan 450.000 di seluruh Israel.

Apa yang disebut ‘Gerakan Payung Perlawanan terhadap Kediktatoran di Israel’ mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa protes itu adalah “salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah Israel.”

Bacaan Lainnya

Sekelompok pengunjuk rasa memblokir Jalan Raya Ayalon yang biasanya sibuk sepanjang malam, The Times of Israel melaporkan. Sementara itu polisi menggunakan water canon (meriam air) untuk membubarkan demonstran.

Seperti diberitakan sebelumnya, Israel telah diguncang deminsrrasi terus menerus sejak Netanyahu mengumumkan reformasi yang diusulkannya pada bulan Januari lalu.

Pos terkait