Sampah Menumpuk di Pasar Petir, Timbulkan Bau Tak Sedap dan Rawan Penyakit

Serang, Intip24news.com – Tumpukan sampah kembali menggunung di Pasar Petir, Kabupaten Serang, Banten.

Berdasarkan pantauan awak media, pada Minggu pagi ( 16/08/2025 ), sampah tampak meluber hingga ke area sekitar WC pasar. Kondisi tersebut menimbulkan bau menyengat, ditambah banyaknya lalat yang mengerumuni sampah sehingga menimbulkan keresahan pedagang maupun pengunjung.

Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengelola pasar. Menurutnya, pengurus pasar lamban dalam menangani persoalan sampah, bahkan mantri pasar jarang terlihat hadir.

“Kami sudah jenuh dengan kondisi ini. Sampah tidak terurus, sangat bau, bahkan menumpuk sampai ke dekat WC, sehingga kami kesulitan saat ingin menggunakan fasilitas tersebut. Mantri pasarnya juga jarang terlihat. Katanya sih hanya datang malam-malam untuk mengambil setoran,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Pasar Petir, Saprudin, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa penumpukan sampah terjadi akibat kendala di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pandeglang. Hal ini dipicu adanya aksi demo warga yang menolak pembuangan sampah dari Tangerang Selatan.

“Memang sampah menumpuk. Info dari DLH Kabupaten Serang, sampah yang biasanya dibuang ke TPA Pandeglang sementara dihentikan karena ada demo penolakan dari warga. Sekarang sedang dalam proses negosiasi. Mudah-mudahan ada kabar baik Selasa atau Rabu, sehingga sampah bisa kembali dibuang ke TPA Pandeglang. Untuk sementara, diminta sabar dulu,” jelas Saprudin.

Terkait iuran pengelolaan sampah dari pedagang, Saprudin mengakui bahwa dana yang terkumpul masih terbatas.

“Pendapatan iuran pedagang kemarin sangat kurang untuk membayar angkutan. Tapi Alhamdulillah, kemarin sudah ada musyawarah mufakat untuk iuran tambahan khusus angkutan, dan pedagang setuju. Eh, sekarang justru TPA di Pandeglang ditutup,” tambahnya.

(WS/TLS)

Pos terkait