Di Gaza, Israel telah membunuh lebih dari 21.000 orang, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak, ketika Israel memulai kampanye dengan tujuan membuat wilayah yang dikepung itu tidak dapat ditinggali oleh warga Palestina.
Di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki, pemukim Israel, yang didukung oleh pemerintah mereka, menggunakan perang sebagai kesempatan untuk meneror warga Palestina dengan merampas tanah dan properti mereka serta menjadikan mereka sasaran kekerasan yang mematikan.
Perang ini terancam meluas ke Lebanon, karena Hizbullah dan Israel masih terjebak dalam kebuntuan, yang dapat menarik kekuatan regional lainnya, seperti Iran, ke dalam konflik.
Di Yaman, di mana gerakan Houthi secara efektif menutup rute pelayaran ke Laut Merah untuk memprotes serangan Israel di Gaza, AS telah mengerahkan armada angkatan laut, yang dapat menyebabkan mereka memasuki pertempuran terbuka.























































