Suhardi dari Logandeng Maju kembali: Lanjutkan Pengabdian untuk Kalurahan Logandeng Lebih Maju dan Guyub

Gunungkidul, intip24news.com

Dengan semangat pengabdian yang tidak pernah padam, Bapak Suhardi, 58 tahun. warga Padukuhan Logandeng, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen secara resmi menyatakan maju kembali sebagai Calon Lurah Logandeng pada 26 September 2026.

Ini adalah pencalonan beliau untuk periode ke-3 memimpin Kalurahan Logandeng. Bagi warga Logandeng, nama Suhardi sudah tidak asing lagi. Selama periode sebelumnya, beliau dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, sederhana, dan selalu hadir di tengah masyarakat.
Bagi Suhardi, menjadi lurah bukan soal jabatan. Tapi soal amanah dan tanggung jawab untuk melayani.

“Alhamdulillah selama periode pertama saya banyak belajar dari warga. Ada suka, ada duka, tapi semua itu jadi pelajaran agar pelayanan ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Suhardi dengan senyum khasnya.

Bacaan Lainnya

Di usia 58 tahun, tenaganya masih kuat untuk turun langsung ke lapangan. Dari musyawarah padukuhan, kerja bakti, sampai mengantar warga mengurus administrasi, beliau lakukan dengan ikhlas.

Jika kembali diberi amanah, Suhardi berkomitmen untuk mengawal setiap program pemerintah agar benar-benar menyasar ke warga masyarakat.

“Saya tidak ingin ada program bagus dari pusat, provinsi, kabupaten, tapi terhenti di kantor kalurahan. Harus sampai ke RT, ke padukuhan, ke rumah-rumah warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Fokus utama beliau ke depan ada 3 hal:

  1. PELAYANAN PUBLIK YANG CEPAT DAN RAMAH
    Mengurus surat menyurat harus mudah, tidak berbelit. Staf kalurahan harus siap melayani dengan senyum dan hati. “Warga datang ke kalurahan itu butuh solusi, bukan dipersulit,” katanya.
  2. PEMBANGUNAN MERATA DAN BERKEADILAN
    Jalan, irigasi, embung, dan fasilitas umum harus dirasakan semua padukuhan di Logandeng. Tidak hanya di pusat. “Pembangunan harus adil. Padukuhan ujung pun harus merasakan,” ucapnya.
  3. MEMPERKUAT KEBERSAMAAN DAN KERJA SAMA
    Pak Suhardi menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama yang baik dengan staf pemerintahan dan warga masyarakat.

“Pemerintah kalurahan dan warga itu satu tim. Kalau guyub rukun, gotong royong, insyaAllah semua program akan jalan lancar. Keamanan, kebersihan, dan kegiatan keagamaan juga harus kita hidupkan bersama,” ujarnya.

Di mata warga Logandeng, Suhardi adalah sosok bapak yang membumi. Tidak jaim, tidak berjarak. Kalau ada warga sakit, beliau jenguk. Kalau ada hajatan, beliau hadir. Kalau ada musyawarah, beliau duduk lesehan bersama.

” Suhardi itu orangnya terbuka. Gampang ditemui. Kalau ada masalah langsung dicarikan jalan keluar. Makanya warga percaya beliau bisa lanjut memimpin,” kata salah satu tokoh masyarakat Logandeng.

Di bidang keagamaan dan sosial, beliau juga aktif mendukung kegiatan PKK, Karang Taruna, dan majelis taklim. Baginya, membangun Logandeng harus dimulai dari menguatkan akhlak dan kebersamaan warganya.
Dengan bekal pengalaman 2 periode memimpin, Suhardi tidak mau jumawa. Justru beliau merasa punya PR lebih banyak.

“Yang sudah baik kita pertahankan, yang kurang kita benahi bersama. Saya maju lagi ini bukan karena ingin jabatan. Tapi karena saya masih ingin mengabdi, masih ingin melihat Logandeng lebih maju, lebih sejahtera, dan warganya lebih guyub,” pungkasnya.

Di usia 48 tahun, Suhardi dari Padukuhan Logandeng memilih untuk tidak berhenti mengabdi. Tanggal 26 September 2026 menjadi momentum bagi warga Logandeng untuk kembali menentukan arah kepemimpinan 6 tahun ke depan.

Dengan tagline “LANJUTKAN KERJA NYATA, BERSAMA WARGA BANGUN LOGANDENG MAJU” Suhardi siap melanjutkan estafet kepemimpinan demi Kalurahan Logandeng yang lebih baik. (red)



Pos terkait