JAKARTA – Bank Indonesia (BI), mengakui di saat ekspor Indonesia surplus berturut-turut selama 32 bulan, namun banyak eksportir yang tidak memarkirkan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menjelaskan, sejak Desember 2022, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah. “Kita merasa ada concern karena kalau kita lihat kan ekspor kita di 2022 itu tinggi sekali US$ 291 miliar dan trade balance
Tag: Ekspor RI
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.




















































