Gunungkidul, intip24news.com –
Namanya sudah akrab di telinga warga. Sosoknya sering terlihat membantu mengurus berkas warga, hadir di majelis taklim, dan turun langsung saat ada tetangga yang butuh pertolongan. Kini, perempuan asal Padukuhan Keringan Kidul, Kalurahan Bulurejo, Kapanewon Semin itu mantap melangkah maju.
Hj.Sukiyati.S.PD.MAP 46 tahun, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai Calon Lurah Bulurejo pada Pilurah September 2026.
Keputusan ini bukan muncul tiba-tiba. Bagi Sukiyati, ini adalah bentuk tanggung jawab dan cinta kepada kampung halamannya.
Berangkat dari Kegiatan Sosial Bukan Karena Jabatan.
Jika ditanya apa modalnya maju, Sukiyati tidak menjawab dengan harta atau kekuasaan. Jawabannya sederhana: pengabdian.
“Selama ini saya terbiasa membantu. Ada warga yang kebingungan urus surat-surat ke desa, ke kecamatan, saya dampingi. Ada yang sakit, saya usahakan bantu carikan jalan. Ada kegiatan ibu-ibu pengajian, saya ikut aktif,” tutur Sukiyati dengan ramah di teras rumahnya, Keringan Kidul.
Bagi warga Bulurejo, Hj.Sukiyati.S.pd.MAP dikenal sebagai sosok yang “tepo seliro” dan tidak pilih-pilih. Mau pejabat atau warga biasa, muda atau tua, semua dilayani dengan hati.
Aktifnya beliau di kegiatan sosial dan keagamaan inilah yang membuat namanya menguat. Pemberdayaan Perempuan, P mberdayaan Karangtaruna dan Dari majelis taklim ke majelis taklim, dari para lansia sampai ke rumah rumah, kedekatannya dengan masyarakat sudah terbangun jauh-jauh hari.
Membawa Mimpi Bulurejo yang lebih Baik,Pelayanan yang lebih Cepat.
Dengan semangat itu, Sukiyati maju dengan 1 tujuan besar: “Ingin Kalurahan Bulurejo semakin baik”.
“Saya melihat masih banyak PR yang bisa kita wujudkan. Bagaimana pelayanan ke warga bisa lebih cepat dan tidak bertele-tele. Bagaimana program pemerintah bisa benar-benar dirasakan sampai ke padukuhan paling pelosok. Bagaimana ibu-ibu PKK, pemuda Karang Taruna, bisa diberdayakan,” jelasnya.
Jika diberi amanah oleh warga, Sukiyati membawa 3 fokus utama:
- Pelayanan Ramah dan Cepat
Mengurus BPJS Kesehatan,BPJS Ketenagakerjaan ,KTP, KK, surat keterangan, dan bantuan sosial harus mudah. “Warga tidak boleh dipersulit. Kantor kalurahan harus jadi rumah kedua warga yang nyaman,” tegasnya. - Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial
Menghidupkan kembali kelompok usaha ibu-ibu, mendukung UMKM, dan menguatkan peran pemuda. “Biar Bulurejo tidak hanya maju infrastrukturnya, tapi warganya juga maju ekonominya,” ujarnya. - Sinergi dan Gotong Royong
“Tidak ada lurah yang bisa kerja sendiri. Kuncinya kerjasama yang baik dengan masyarakat dan semua elemen pemerintahan Bulurejo Bamuskal, RT, RW, Dukuh, dan lembaga Desa serta Perantauan. Kalau kita satu suara, Bulurejo pasti hebat,” ucapnya penuh keyakinan.
Langkah Sukiyati ini disambut positif oleh warga. Banyak yang menilai beliau adalah sosok yang tepat karena sudah terbukti kerja nyata, bukan hanya saat kampanye.
“Bu Sukiyati itu sudah biasa membantu tanpa pamrih. Kalau jadi lurah, saya yakin beliau akan amanah,” kata salah satu warga Keringan Kidul.
Pendaftaran dan tahapan Pilurah Bulurejo dijadwalkan pada September 2026. Saat ini Sukiyati mulai intensif melakukan silaturahmi ke padukuhan-padukuhan untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.
Bagi Hj.Sukiyati, maju sebagai calon lurah bukan tentang menang atau kalah. Ini tentang memberi.
“Kalau saya bisa membantu 1 orang saja, itu sudah ibadah. Apalagi kalau bisa membantu 1 kalurahan,” pungkasnya.
Dengan bekal hati yang tulus dan rekam jejak di lapangan, nama Sukiyati dari Keringan Kidul kini menjadi salah satu harapan baru bagi masa depan Kalurahan Bulurejo yang lebih maju, adil, berbudaya dan sejahtera. Bulurejo maju tanpo ninggal ke Agama lan Budaya , Bulurejo Makmur tanpo Ninggalke wong cilik. Kathi Golong Gilik mbangun desa bebarengan.
“HJ.SUKIYATI – MELAYANI DENGAN HATI, MEMBANGUN BULUREJO BERSAMA”












































