Gunungkidul, intip24news.com –
Menindaklanjuti keluhan masyarakat dan wisatawan terkait permasalahan bau sampah di Kawasan Pantai Sadranan, jajaran Forkopimkap Tepus bersama pemerintah desa dan pelaku wisata langsung turun tangan. Aksi bersih-bersih dan musyawarah solusi digelar secara terpadu, Jumat (4/9/2026).
Pada hari Jumat, 04 September 2026 sekira pukul 07.00 WIB, bertempat di Kawasan Pantai Sadranan, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DIY telah dilaksanakan 2 rangkaian kegiatan utama:
- Kerjabakti Massal Pukul 07.00 WIB
Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan area pantai. Sasaran utama adalah tumpukan sampah organik, sisa makanan, dan limbah dari aktivitas warung yang selama ini menjadi sumber bau tidak sedap.
Kerjabakti ini melibatkan sinergi penuh dari Forkompimkap Tepus, Perangkat Desa Sidoharjo, Pokdarwis, para pedagang, dan Pok Wisata Sadranan. Semangat kebersamaan terlihat saat seluruh unsur bahu-membahu mengangkut sampah ke titik pengumpulan. - Musyawarah/ Pertemuan Pukul 08.30 WIB.
Setelah lokasi bersih, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah untuk mencari solusi jangka panjang terkait pengelolaan sampah di Pantai Sadranan.
Pertemuan berlangsung di area pantai dengan suasana terbuka dan dialogis.
Dari hasil musyawarah yang dipimpin Panewu Tepus, dihasilkan 1 keputusan penting yang langsung disepakati bersama:
“Setiap warung yang melakukan aktivitas memasak ikan dan gorengan wajib menyiapkan tong limbah di warung masing-masing.”
Tong tersebut berfungsi untuk menampung semua sisa limbah masakan. Selanjutnya limbah akan dikumpulkan dan dikirim ke Tempat Pembuangan Sementara setelah kendaraan pengangkut sampah dari dinas terkait datang.
Kebijakan ini diambil agar tidak ada lagi limbah yang dibuang sembarangan ke selokan, pasir pantai, atau dibiarkan menumpuk sehingga menimbulkan bau dan pencemaran.
Panewu Tepus Irwan Tri Wibowo.S.Sos., MM dalam arahannya menegaskan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
“Kalau Pantai Sadranan bersih dan tidak bau, maka wisatawan akan nyaman. Kalau wisatawan nyaman, ekonomi warga sekitar juga ikut naik. Mari kita jaga bersama-sama,” tegasnya.
Kapolsek Tepus AKP Suryanto.S.Pd juga menyampaikan dukungan penuh dari kepolisian.
“Kami siap mengawal dan mengedukasi. Keamanan, ketertiban dan kebersihan ini satu paket. Budaya 5R harus kita budayakan agar Sadranan menjadi destinasi wisata yang berkelas,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh:
Panewu Tepus Irwan Tri Wibowo.S.Sos., MM beserta jajaran Kapanewon Tepus
Kapolsek Tepus AKP Suryanto.S.Pd beserta Anggota Koramil Tepus diwakili Sertu Sugiyarto
Lurah Sidoharjo Evi Nurcahyani,S.IP beserta perangkat Desa Ketua Sub Pokdarwis Sadranan Bapak Wasdiyo dan anggota
Warga pelaku wisata Pantai Sadranan
Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 10.30 WIB dalam keadaan lancar, aman, dan kondusif.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan permasalahan bau sampah di Pantai Sadranan dapat teratasi. Ke depan, diharapkan wisatawan dapat menikmati keindahan Pantai Sadranan dengan nyaman, bersih, dan bebas dari bau tidak sedap.(Pri)










































