InFill Material Tanah Asal Jadi, Proyek Lapangan Sepak bola Sukatani Bekasi Tuai Kecaman

Bekasi, intip24news.com – Proyek pembangunan lapangan sepak bola di depan Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menuai kecaman berbagai pihak. Pasalnya, proses infill material tanah (timbunan) menggunakan jenis tanah boncos yang tidak sesuai dengan standar lapangan sepak bola.

Dari hasil investigasi Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) menemukan indikasi kuat bahwa proyek ini tidak dikerjakan sebagaimana mestinya.

Sekretaris Umum DPP GMI, Asep Ayung menyebut, penggunaan tanah murahan (boncos) dalam proyek ini merupakan indikasi ketidakberesan yang sangat mencolok.

“Material dasar saja sudah melenceng. Ini menggunakan tanah murahan, bukan tanah super sesuai spesifikasi. Kalau seperti ini, dari awal sudah mengundang masalah,” ujarnya dengan nada tegas.

Bacaan Lainnya

Menurut Asep, pelaksanaan proyek ini diduga melabrak ketentuan Permenpora Nomor 150 Tahun 2015 serta standar sarana olahraga dalam Permenpora Nomor 7 Tahun 2021. Regulasi tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan pedoman agar fasilitas olahraga aman, kuat, dan layak digunakan.

Screenshot_20251127_154830-350x225 InFill Material Tanah Asal Jadi, Proyek Lapangan Sepak bola Sukatani Bekasi Tuai Kecaman
Asep Ayung, Sekum DPP GMI

“Kalau standar dasar saja tidak dipenuhi, berarti ada sesuatu yang tidak beres. Dan sesuatu itu harus diungkap,” tegasnya.

GMI mempertanyakan fungsi pengawasan dari dinas terkait. Asep menyebut, jika pengawasan berjalan, mustahil material semacam itu lolos.

“Ini seperti pekerjaan yang sengaja dibiarkan asal jadi. Jangan sampai ini proyek yang hanya bagus di proposal, tapi buruk di lapangan. Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.

Asep juga mengingatkan bahwa lapangan bola bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari amanat UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang layak bagi pembinaan generasi muda.

“Bagaimana mau lahir atlet kalau lapangannya saja dibuat dengan cara yang meragukan? Ini bukan sekadar proyek, ini menyangkut masa depan pemuda,” ujarnya.

1715325225411-400x260-1-350x225 InFill Material Tanah Asal Jadi, Proyek Lapangan Sepak bola Sukatani Bekasi Tuai Kecaman
NR Icang Rahardian, Ketum IWO Indonesia

Sementara itu, Ketua Umum IWO Indonesia, NR Icang Rahardian, atau yang akrab disapa Baba Icang menanggapi proyek lapangan sepak bola Sukatani, Kabupaten Bekasi itu. Ia merasa cemas jika nanti lapangan itu digunakan.

Menurutnya, Lapangan tanpa konstruksi lapisan yang benar berisiko mengalami penyusutan tanah, genangan air, atau permukaan tidak rata.

“Kondisi ini tidak hanya merusak kualitas pertandingan, tetapi juga meningkatkan risiko cedera bagi pemain. Bayangkan seorang striker melaju kencang di atas permukaan yang bergelombang, cedera pergelangan kaki, lutut, atau bahkan cedera serius seperti robeknya ligamen bisa terjadi dalam sekejap,” tutur Baba Icang.

“Selain itu,” sambung Icang, “Dalam iklim tropis seperti Indonesia yang sering mengalami hujan lebat, sistem drainase dan permeabilitas setiap lapisan harus bekerja efektif untuk mencegah lapangan berubah menjadi kubangan. Lapangan dengan sistem lapisan yang baik mampu kering hanya dalam hitungan menit pasca hujan deras,” jelas Ketum IWO Indonesia itu.

“Atas kondisi tersebut, kepada pihak terkait baik APH maupun Pemkab Bekasi agar segera turun tangan,” pungkasnya.

img InFill Material Tanah Asal Jadi, Proyek Lapangan Sepak bola Sukatani Bekasi Tuai Kecaman

Pos terkait