INTIP24NEWS.COM – Kecelakaan bus yang mengangkut jamaah umroh terjadi di Aqaba Shaar, Provinsi Asir bagian utara, Arab Saudi Senin (27/3) sore waktu serempat. Jumlah korban meninggal 21 orang. Sementara itu, tes DNA dilakukan untuk mengidentifikasi korban tewas mengingat mayoritas jenazah dalam kondisi hangus.
Dikutip dari media lokal Saudi, Sabq, Selasa (28/3) kecelakaan itu terjadi akibat bus kehilangan kendali karena rem blong, menabrak bagian jembatan yang dilewatinya, bus lalu terbalik lalu terbakar hebat. Sejumlah ledakan terdengar saat bus diamuk api.
Sabq menjelaskan, 21 jenazah semuanya disimpan di lemari es RS Muhayil. Sedangkan 29 korban luka dirawat di RS Pusat Asir, RS Muhayil, dan RS swasta di Abha, ibu kota Wilayah Asir.
Gubernur Muhayil, Muhammad bin Falah Al-Qarqah, atas arahan Emir Wilayah Asir, Pangeran Turki bin Talal, didampingi Direktur Polisi Muhayil, Brigadir Jenderal Mubarak Al-Bishri, menjenguk korban luka. Dia meyakinkan pasien bahwa pihak rumah sakit akan berusaha keras merawat mereka.
Rombongan lalu berpindah ke ruang penyimpanan jenazah. Mereka bertemu dengan tim forensik yang berusaha mengindentifikasi jenazah. Mereka mengambil sampel DNA untuk tes forensik mengingat sebagian besar jenazah telah hangus.
Belum diketahui apakah rombongan yang hendak ke Makkah untuk melaksanakan umrah ini semuanya warga lokal ataukah ada warga asing.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan ada tidaknya korban WNI dalam kecelakaan tragis tersebut.
“Saat ini KJRI Jeddah sedang berkoordinasi dengan otoritas setempat mengenai kemungkinan adanya korban WNI dalam kecelakaan tersebut,” kata jubir Kemlu Teuku Faizasyah, Selasa (28/3).
Sumber: Kumparan

























































