INTIP24NEWS.COM – Rangkaian episentrum gempa susulan Turki mag 7,8, memperlihatkan betapa panjang robekan segmen Lempeng Anatolia (Sesar Anatolia Timur).
Menurut catatan sejarah, warga Turki memiliki pengalaman panjang mengalami gempa bumi dari generasi ke generasi. Hal itu terekam dalam catatan Ibn al-Qalanisi di Damaskus mencatat gempa 11 Oktober, Tahun 1138, (Chronicle of Damascus; Dhayl ta’rikh Dimashq, 268–70).
Ilmuan zaman modern, memperkirakan gempa bumi berkekuatan 7-8 dengan episentrum berpusat di Aleppo Suriah Utara, karena wilayah inilah yang disebut paling rusak parah dan terbanyak korban jiwanya.
Korban gempa Aleppo tahun 1138 menurut Ibn Taghribirdi pada abad ke-15 telah memakan korban 230.000 jiwa dan dinobatkan sebagai salah satu yang paling mematikan sepanjang masa.
Kenapa gempa ini dihubungkan dengan gempa Turki 2023? Karena Aleppo adalah kota di Suriah yang berdekatan dengan episentrum gempa Turki 2023.
Gempa Tsunami Konstantinopel Tahun 1509
Disebut juga dengan “Hari Penghakiman Kecil” pada zamannya, yang terjadi di Laut Marmara Wilayah Kesultanan Utsmaniyah pada 10 September 1509.
Gempa yang merusak lebih dari seratus rumah dan 109 masjid hancur, serta sekitar 10,000 orang tewas ini diperkirakan berkekuatan 7.2 pada saat itu.
Sudah umum diketahui di dalam ilmu sains, semua lempeng Bumi terus bergerak beberapa cm pertahun dengan arah tertentu, dan gerakan ini sudah pasti akan menciptakan gempa berulang di wilayah yg sama atau berdekatan dan kurun waktu tertentu dan rentang waktu yang berbeda untuk wilayah lainnya.
Apakah gempa di tahun 1138 dan 1509 berulang? Mari kita buka lagi catatan sejarah.
13 Agustus 1822, Aleppo dan Turki selatan-tengah Kembali luluh lantak oleh gempa berkekuatan 7,4 tercatat 7.000 kematian di kota Aleppo dengan total korban jiwa mencapai puluhan ribu orang.
Gempa bumi Izmit 1999 (Disebut juga gempa bumi Kocaeli, Gölcük, atau Marmara) terjadi pada 17 Agustus 1999 pada pukul 03:01:40 waktu lokal di barat laut Turki. Getarannya berkekuatan 7.6. dan berlangsung selama 37 detik, serta menewaskan sekitar 17,000 orang.
Kota İzmit mengalami kerusakan total dan membuat sekitar 1.5 juta orang kehilangan rumah tinggal.
Episentrum gempa ini berada sedikit ke Timur dari gempa Tahun 1509
Dari 4 Sejarah gempa ini, rasanya sudah bisa menjelaskan mengapa wilayah Turki adalah wilayah yang sangat rawan dengan gempa bumi.
Apalagi jika kita ingin membuka catatan gempa Turkey dari tahun 1900 hingga sekarang.
Lalu apa penyebab gempa Turki 2023 begitu kuat hingga mencapai 7,8 dan 7,5 Mww (magnitudo moment)?!
Gempa yang berpusat di Turki selatan, berada di persimpangan tiga Lempeng tektonik Anatolia, Arab, dan Afrika yang berdampingan.
Gempa disebabkan oleh Lempeng tektonik Arab yang terus menerus bergerak ke arah utara dan berhimpit dengan garis patahan Lempeng Anatolia Timur.
Tekanan selama puluhan sampai ratusan tahun akhirnya menciptakan tegangan hingga salah satu tepian lempeng tiba-tiba patah dan menyebabkan guncangan permukaan.
Mekanisme ini jugalah yang menyebabkan Gempa pada 13 Agustus 1822.
Gempa Turki 2023 terdiri dari 2 gempa dengan maknitudo ekstrem mencapai 7,8 Mww dan
7,5 Mww, berada pada kedalaman relatif dangkal 17,9 kilometer di dekat kota Gaziantep, Turki, yang dihuni 2 juta orang. Maka wajar jika gempa ini begitu mematikan.
Sumber: MTGS Georitmus @Jogja_Uncover


























































