JAKARTA | INTIP24 News – Pacu Jalur merupakan perlombaan mendayung perahu tradisional yang rutin digelar setiap Agustus di Kuantan Singingi, Riau. Budaya lokal seperti Pacu Jalur menunjukkan nilai-nilai gotong royong yang kuat, mulai dari proses pembuatan perahu dari satu batang pohon hingga kekompakan saat berlomba.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyoroti fenomena viral atraksi Pacu Jalur di media sosial. Menzrutnya hal ini sebagai momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional.
Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan budaya daerah melalui pembinaan dan fasilitasi, khususnya yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat.
Selain itu, Fadli menyoroti fenomena viral lainnya yang melibatkan konten berbahasa Indonesia yang ditonton luas oleh anak-anak di Malaysia. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai bukti kuat bahwa budaya Indonesia memiliki pengaruh regional yang besar.
“Ini momentum juga bagi kita untuk lebih aktif mengenalkan budaya nasional. Apalagi kita punya akar yang kuat bersama negara-negara jiran seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Kolaborasi kebudayaan seperti nominasi bersama kebaya di UNESCO adalah contoh positif,” jelasnya seperti dikutip Antara.
Menbud Fadli menambahkan bahwa pengaruh budaya tidak bisa dipisahkan dari kekuatan bahasa, konten digital, serta diaspora Indonesia di berbagai negara.
Ke depan, pemerintah akan memperkuat kerja sama budaya di tingkat ASEAN sekaligus memperluas pengenalan warisan budaya takbenda ke publik global.
“Jadi dalam soal kebudayaan ini kita perlu berkolaborasi, bekerja sama karena memang cukup baik hubungan-hubungan kita. Tentu bagi kita, kita ingin memajukan budaya nasional Indonesia,” pungkas Fadli Zon.
Sementara itu, penari pacu jalur yang viral mendunia, Rayyan Arkan Dhika mendapat beasiswa Rp20 juta dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Jakarta, Rabu (9/7). Pada kesempatan tersebut, Menbud juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya mengajukan Pacu Jalur sebagai warisan budaya takbenda dunia UNESCO.
Diberitakan juga, kabar penyanyi rep Amerika Serikat Melly Mike akan tampil dalam ajang Pacu Jalur 2025 di Kuantan Singingi, Riau setelah lagunya viral di media sosial sebagai latar musik video joget aura farming di atas perahu pacu jalur.
Ketua Umum Panitia Pacu Jalur 2025 Werry Ramadhana Putera dalam keterangan yang diterima di Pekanbaru, Kamis, membenarkan konfirmasi kehadiran Melly Mike seperti pada video yang beredar dari artis tersebut. Sang penyanyi lagu “Young Black and Rich” menghubungi langsung panitia dan menyatakan tampil atas inisiatif pribadi.
“Alhamdulillah, beliau (Melly Mike) yang ingin tampil sendiri dan sudah mengontak panitia. Beliau merasa lagunya naik karena Pacu Jalur,” kata Werry
Video testimoni Melly Mike berdurasi 25 detik juga viral di berbagai media sosial. Dalam video berbahasa Inggris tersebut, dia mengungkapkan antusiasmenya untuk hadir di Riau dan tampil dalam Pacu Jalur 2025.
“Apa kabar Indonesia. Ini Melly Mike Pencipta Lagu ‘Young Black and Rich’. Saya penyanyi dari Amerika Serikat dan akan berpergian ke Riau untuk festival Pacu Jalur pada tanggal 20 sampai 24 Agustus,” ujar Melly Mike dalam video itu.
Dia juga berjanji membawakan lagu yang viral itu secara langsung, sambil mengucapkan terima kasih karena memberikan dia kesempatan langsung untuk merasakan budaya Riau.
Mike Melly juga mengaku tidak sabar untuk bertemu orang-orang dan mempelajari sesuatu.
“Salam Kayuah (dayung),” kata dia menutup video tersebut.



















































