Waktu dihabiskan untuk ibadah, seperti berdoa, membaca Al-Quran dan bersedekah.
Tidak makan dan minum di siang hari memungkinkan umat Islam untuk melatih tekad dan memfokuskan energi mereka untuk menjalankan keyakinan mereka.
Puasa juga memungkinkan umat Islam untuk berempati terhadap mereka yang kurang beruntung, dan lebih berbelas kasih kepada mereka yang membutuhkan.
Ada banyak cara yang bisa membatalkan puasa, antara lain dengan sengaja makan atau minum, bersenggama, dan merokok. Seorang wanita tidak dapat berpuasa jika dia sedang menstruasi.
Makan atau minum dengan sengaja membatalkan puasa Anda, karena tujuan Ramadhan adalah untuk melatih pengendalian diri dan melakukan amal keagamaan.

Namun makan atau minum jika dilakukan karena kesalahan yang disengaja tidak membatalkan puasanya: umat dapat tetap berpuasa seperti biasa.
Lamanya puasa setiap hari bervariasi dari satu tempat ke tempat lain, tergantung pada jumlah jam siang hari. Ini juga bervariasi menurut waktu dalam setahun.
Contohnya Norwegia bagian utara: jika Ramadhan jatuh satu tahun pada bulan Desember, maka puasa setiap hari akan menjadi sangat singkat karena terbatasnya jumlah cahaya siang hari di dekat Kutub Utara pada saat ini.
Namun, jam puasa akan bertambah di tempat yang sama selama musim panas, ketika siang hari hampir terus menerus.
Dalam kondisi seperti ini, terdapat peraturan yang mengizinkan penduduk Muslim setempat untuk mengikuti jam kerja di negara Muslim terdekat atau Mekah, tempat terdapatnya situs paling suci umat Islam, di Arab Saudi. Biasanya, puasa setiap hari bisa berlangsung selama 11 jam atau selama 20 jam.
Umat Muslim di Inggris, misalnya di London, dapat berpuasa selama 13-14 jam, sedangkan di Ottawa, Kanada, mereka akan berpuasa lebih dari 14 jam, sedangkan di Afrika Selatan, durasi puasanya sekitar 12 jam.
Setiap keluarga mempersiapkan Ramadhan secara berbeda. Seringkali ini adalah waktu bagi keluarga dan teman untuk berkumpul.
Banyak yang mengadakan acara buka puasa, yaitu acara berbuka puasa di penghujung hari, di rumah dan mengundang teman-teman.
Masjid biasanya mengadakan buka puasa terbuka ketika siapa pun bisa datang dan makan.
Banyak umat Islam yang mencoba menghentikan kebiasaan buruk sebelum awal Ramadhan, untuk menjalani bulan Ramadhan dengan lebih santai, mempersiapkan diri secara rohani dan mengambil bagian dalam kegiatan amal.

























































