Presiden AS Janjikan Pembalasan 3 Tentaranya yang Tewas di Yordania

INTIP24 News – Tiga tentara Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) tewas dan lima belas lainnya terluka akibat serangan pesawat tak berawak (drone) di Yordania, Serangan terhadap pos terdepan tentara AS ini menunjukkan peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Ini adalah pertama kalinya personel militer Amerika tewas akibat tembakan musuh sejak dimulainya perang Israel-Hamas. Pasukan AS ditempatkan di wilayah tersebut untuk memberikan pelatihan dan bantuan kepada pasukan sekutunya, Yordania.

Presiden AS Joe Biden menanggapi serangan itu dan menjanjikan pembalasan atas kematian warga Amerika.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab pada waktu dan cara yang kami pilih,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Bacaan Lainnya

Serangan di Yordania itu terjadi ketika kelompok Syiah menjanjikan solidaritas dengan Palestina dan menuntut Israel mengakhiri serangannya di Gaza.

Dua kelompok Syiah, ysitu Hizbullah di Lebanon berulang kali menembakkan roket dan mortir ke Israel, sementara Houthi di Yaman meluncurkan rudal dan drone ke kapal dagang yang berlayar melalui Laut Merah.

Siaran pers yang dikeluarkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Minggu menyebutkan jumlah personel Amerika yang terluka dalam serangan itu sebanyak 25 orang.

“Tadi malam, tiga anggota militer AS tewas dan banyak yang terluka dalam serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan kami yang ditempatkan di timur laut Yordania dekat perbatasan Suriah,” kata Biden dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih pada hari Minggu.

Pos terkait