“Meskipun kami masih mengumpulkan fakta-fakta mengenai serangan ini, kami mengetahui bahwa serangan tersebut dilakukan oleh kelompok militan radikal yang didukung Iran yang beroperasi di Suriah dan Irak.”
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani pada Senin.mengatakan bahwa Teheran tidak terlibat dalam serangan pesawat tak berawak di pangkalan AS di Yordania yang menyebabkan tiga anggota militer tewas dan lebih dari 25 orang terluka.
Sebelumnya pada hariJumat, CNN melaporkan setidaknya ada 158 serangan terhadap pasukan AS dan koalisi di Irak dan Suriah. Namun, sebagian besar operasi tersebut tidak menimbulkan ancaman serius atau menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur.
Pada serangan terakhir ini, pertahanan udara AS tampaknya gagal mencegat serangan pesawat tak berawak, yang merupakan serangan pertama terhadap fasilitas yang dikenal sebagai Tower 22.
Tower 22 merupakan sebuah instalasi militer sejak serangan meningkat pada 17 Oktober. Lokasi di mana pasukan AS ditempatkan di
wilayah tersebut untuk memberikan pelatihan dan bantuan kepada pasukan Yordania.
Washington, serta negara-negara lain, telah memperingatkan bahwa konflik tersebut dapat berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.
Kematian tiga anggota militer AS terjadi menjelang pembicaraan antara pejabat AS dan Irak mengenai kehadiran militer AS di negara tersebut di masa depan.
















































