SUBANG || INTIP24NEWS – Tim Evakuasi FMP Jabar berkolaborasi bersama Tim Unit Siaga Inggrit Jaya(Relawan Subang Ngahiji) mengevakuasi beberapa warga Tidak mampu Kota Subang ke rumah sakit.
Warga tersebut tinggal dibeberapa desa berbeda,Desa Sukasari & warga Kelurahan Dangdeur. Pasien termasuk kategori warga tidak mampu.
Selanjutnya tim FMP Jabar dan Unit siaga Relawan Subang Ngahiji dan dibantu oleh Baznas Kabupaten Subang beserta para Donatur Komunitas Subang Ngabarasat Family, beserta Komunitas Balada merujuknya ke Rumah sakit Hasan Sadikin,dengan dalih RSUD tidak sanggup menangani dikarenakan keterbatasan Alat, pasien tersebut dari Desa Sukasari dengan diagnosa Jantung yang berinisial Neng (J)berusia 12 th Dan Warga kelurahan Dangdeur dengan diagnosa Batu ginjal yang Berinisial (M) berusia 58 th yang di evakuasi ke RS Siloam Purwakarta, agar mendapatkan perawatan Rumah sakit yang lebih kumplit lagi untuk peralatan Medisnya.

Tim Evakuasi FMP Jabar, Apriatna Kp menerangkan saat ini biaya pengobatan pasien sudah ditangani oleh Dinas sosial dan Pemkab Subang melalui program UHC(Kartu Indonesia Sehat PBI Pemda),kemudian biaya Transportasi dan kebutuhan lainnya,dari para Donatur dari Komunitas Subang Ngabarasat,donatur Sahabat Balada dan Baznas Kabupaten Subang.
“Karena pasien masuk kategori warga tidak mampu, maka pihak Dinas sosial dan Pemkab Subang mengaktifkan kepesertaan KIS(Kartu Indonesia Sehat), sedangkan tugas FMP Jabar, Relawan Subang Ngahiji, Komunitas Subang Ngabarasat,dan donatur lainnya hanya membantu mengantar,mengawal,serta menanggung biaya transportasi dan kebutuhan mendadak lainnya,” sebut Apriatna Kp, Rabu (19/03/2024).
Kemudian Ketua Relawan Subang Ngahiji Kang Ricky Setiawan atau sering disebut Kang Jepang berharap pada Bulan Ramadhan ini bisa lancar dan fokus bisa membantu mendampingi sampai tuntas kedua pasien tersebut, kemudian kami juga berharap agar semua instansi terkait agar selalu bisa mensupport kegiatan Sosial kami,karena kami benar-benar Peduli dengan masyarakat Subang khususnya masyarakat yang kurang mampu(Keluarga prasejahtera).ungkapnya
Red












































