Usai Saling Sindir dengan Sudirman Said, Akhirnya Ahmad Ali Meminta Maaf

“Cuma tentunya sebagai Head Coach Tim ini mari kita terbiasa dialektika internal, jangan kemudian perdebatan… kalau merasa kalau ada perlu diperdebatkan, diskusikan, jangat perdebatan di luar, kantor pemenangan AMIN itu ada di Jalan Diponegoro, setiap saat dibutuhkan kita hadir di situ untuk mendiskusikan,” ucap dia.

“Saya pikir seperti apa yang disampaikan Kapten Tim AMIN bahwa pernyataan Sudirman Said itu pernyataan pribadi dia, jadi tidak perlu dibesar-besarkan, tidak perlu ditanggapin dan memang tidak punya hak, dan saya tidak punya hak juga menuntut supaya dia memberikan penilaian positif terhadap saya,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa saat ini tengah fokus melakukan konsolidasi. Ahmad Ali mengaku juga sudah lama tidak berkomunikasi dengan Sudirman Said.

“Saya masih sibuk masih dengan konsolidasi, karena saya sudah cukup lama enggak berkomunikasi dengan beliau ya. Sebenarnya enggak ada yang harus didiskusikan ya, menurut saya enggak ada, karena yang diberitakan itu hanya penilaian pribadi beliau, ya mungkin standarnya terlalu tinggi, pribadi saya tidak bisa memenuhi standar tinggi seperti itu,” katanya.

Bacaan Lainnya

Ahmad Ali kembali menegaskan bahwa keadaan di internal Timnas AMIM rukun. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Sudirman Said ada masukannya.

“Baik-baik saja nggak ada hal… kami rukun-rukun aja, tertawa aja setiap hari di posko, berdiskusi, makan bersama, ngopi-ngopi bareng, enggak ada hal. Enggak ada hal yang perlu didiskusikan, enggak ada perlu dibesarkan, karena itu menyangkut pribadi saya aja, saya berterima kasih kalau beliau berbicara seperti itu kan supaya saya bisa memperbaiki diri,” sebut dia.

Sementara itu, Jubir Timnas AMIN, Muhammad Ramli Rahim, setuju dengan pernyataan Co-Kapten Timnas AMIN, Sudirman Said, soal membangun komunikasi kepada semua pihak. Ramli mengatakan tidak ada lawan yang benar-benar menjadi musuh.

“Sejak awal Pak Anies punya komitmen bahwa dalam berkontestasi di Pilpres 2024 tidak ada lawan yang menjadi musuh,” ujar Ramli, dalam keterangan tertulisnya, dilansir, Minggu (31/12).

Dia mengingatkan semua tim pemenangan baik Timnas AMIN maupun partai pengusung tetap fokus pada hal yang diperjuangkan pada Pilpres 2024. Dia mengatakan tak perlu menutup komunikasi dengan pihak lain.

Pos terkait