INTIP24 – Presiden China Xi Jinping kemungkinan tidak akan menghadiri KTT G20 mendatang di New Delhi, India pada tanggal 9 dan 10 September mendatang. Baik Kementerian Luar Negeri India dan Tiongkok menolak berkomentar ketika ditanya tentang masalah ini
Delegasi Beijing pada acara besar tersebut akan dipimpin oleh Perdana Menteri Li Qiang, kantor berita Reuters melaporkan pada hari Kamis.
“Kami sadar bahwa perdana menteri [Tiongkok] akan datang” dan bukan Xi, kata seorang pejabat senior pemerintah India kepada Reuters.
Namun, tidak ada sumber yang dapat menjelaskan mengapa pemimpin Tiongkok tersebut dilaporkan memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan ke India.
Xi hanya melakukan dua perjalanan ke luar negeri sejak pencabutan pembatasan ketat Covid-19 di Tiongkok pada akhir tahun 2022.
Dia melakukan perjalanan ke Moskow pada bulan Maret ini untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan dia secara pribadi menghadiri KTT BRICS di Afrika Selatan minggu lalu.
Di sela-sela acara di Johannesburg, Xi berbincang dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, membahas cara-cara mengurangi ketegangan antartetangga terkait sengketa wilayah di kawasan perbatasan Himalaya.
Namun, awal pekan ini, New Delhi “mengajukan protes keras” ke Beijing setelah diterbitkannya peta Tiongkok, yang dikatakan menandai beberapa bagian wilayah India sebagai milik Tiongkok.
“Langkah-langkah pihak Tiongkok seperti itu hanya mempersulit penyelesaian masalah perbatasan,” kata Kementerian Luar Negeri India.
Pekan lalu, Kremlin mengumumkan bahwa Presiden Putin tidak akan menghadiri KTT G20 di India.
Format partisipasi Rusia dalam acara tersebut masih dibahas, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Menurut Moskow, Rusia akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.
Sementara itu, Presiden AS Joe Biden telah mengonfirmasi bahwa dia akan berada di ibu kota India untuk menghadiri KTT G20.
Media Barat memperkirakan pertemuan di New Delhi akan menjadi panggung pertemuan tatap muka pertamanya dengan Xi sejak pembicaraan mereka pada KTT G20 di Bali, Indonesia pada November lalu.
Sumber: RTNews
Editor: Hasan M





















































