Apresiasi Dewan Pakar IWOI DIY, Kadiv Hukum Siap Jadi Garda Terdepan Lindungi Wartawan yang Terintimidasi

Sleman, intip24news.com – Gelombang semangat solidaritas dan profesionalisme terus mengalir deras di tubuh Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPW IWOI) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setelah sebelumnya Dewan Pakar DPW IWOI DIY, Yulius Riyantoko menyatakan kesediaannya yang tulus untuk berbagi ilmu kejurnalistikan untuk seluruh anggota IWOI di DIY bahkan luar daerah, kini giliran Divisi Hukum DPW IWOI DIY yang menunjukkan taring dan komitmennya yang luar biasa.

Adalah Bapak Saparjan, SH., LLM, selaku Kepala Divisi Hukum DPW IWOI DIY, yang dengan tegas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah ikhlas Yulius Riyantoko tersebut, sekaligus menyatakan kesiapannya menjadi garda terdepan sebagai pembela dan pelindung wartawan yang terintimidasi.

Pernyataan tegas, humanis, namun penuh wibawa itu disampaikannya menanggapi kesanggupan Dewan Pakar IWOI DIY Yulius Riyantoko untuk berbagi ilmu, yang sebelumnya disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengurus di Dusun Gowok, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DIY.

Bacaan Lainnya

Apresiasi Tulus dari Divisi Hukum: Ilmu adalah Pondasi, Hukum adalah Perisai

Saparjan, SH., LLM, yang dikenal sebagai advokat dan akademisi hukum dan juga Alumni PPNK 219 LEMHANAS RI. yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pers, sangat mengapresiasi langkah dan kesanggupan Yulius Riyantoko yang ikhlas berbagi ilmu kejurnalistikan untuk semua anggota IWOI.

Menurut Saparjan, langkah Yulius adalah langkah yang sangat cerdas dan fundamental. Karena akar dari segala intimidasi dan kriminalisasi terhadap wartawan seringkali berawal dari lemahnya pemahaman tentang ilmu jurnalistik itu sendiri.

“Saya sebagai Divisi Hukum IWOI DIY Saparjan, SH., LLM sangat apresiasi atas langkah dan kesanggupan Mas Yulius Riyantoko yang ikhlas berbagi ilmu kejurnalistikan untuk semua Anggota IWOI. Ini luar biasa. Ini adalah investasi. Karena wartawan yang berilmu, yang paham betul kaidah jurnalistik, dia akan sulit untuk diintimidasi, sulit untuk dikriminalisasi,” ujar Saparjan, SH., LLM dengan nada tegas namun humanis.

Saparjan menambahkan, ilmu jurnalistik adalah pondasi utama, sedangkan hukum adalah perisainya. Ketika pondasinya kuat, maka perisainya pun akan semakin kokoh.

Siap Jadi Garda Terdepan, Syaratnya Satu: Taat Kode Etik Jurnalistik

Yang paling menarik dan paling ditunggu-tunggu oleh seluruh anggota IWOI DIY adalah komitmen Saparjan sebagai Kepala Divisi Hukum untuk menjadi pelindung bagi wartawan.

Dengan nada yang sangat tegas dan penuh tanggung jawab, Saparjan menyatakan siap berada di garis paling depan untuk membela anggotanya yang mendapatkan intimidasi, ancaman, maupun upaya kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistik.

“Sebagai Divisi Hukum DPW IWOI DIY, saya Saparjan, SH., LLM juga siap jadi garda terdepan membela dan sebagai pelindung wartawan yang terintimidasi. Saya siap pasang badan. Saya siap dampingi, saya siap bela, baik secara litigasi maupun non-litigasi,” tegas Saparjan.

Namun, Saparjan memberikan satu catatan penting yang menjadi kunci utama dan harga mati bagi seorang wartawan yang ingin dibela: Bekerja Sesuai Kode Etik Jurnalistik.
“Yang paling penting wartawan kerja sudah sesuai dengan kode etik jurnalistik(5W 1H)
Selama wartawan bekerja sudah sesuai dengan undang-undang no 40 tabung 1999,tentang PERS
Taat pada kode etik jurnalistik,beritanya lengkap dengan 5W 1H,ada What,Who,When,Where,Why,dan How,tidak Hoax,tidak fitnah,
Tidak memeras,, maka jangan takut. Saya akan bela sampai tuntas. Divisi Hukum IWOI DIY akan menjadi rumah pengaduan yang aman bagi semua anggota,” pungkas Saparjan.

Pernyataan ini sontak memberikan rasa aman dan semangat baru bagi seluruh anggota IWOI DIY. Selama ini, banyak wartawan, khususnya wartawan online di daerah, yang merasa takut dan tidak memiliki tempat mengadu ketika mendapatkan intimidasi dari narasumber yang tidak berkenan diberitakan. Kini, dengan adanya Divisi Hukum yang dipimpin oleh seorang advokat berpendidikan LLM, rasa takut itu perlahan mulai sirna.

Kolaborasi Sempurna: Dewan Pakar Berbagi Ilmu, Divisi Hukum Beri Perlindungan

Apa yang terjadi di DPW IWOI DIY saat ini adalah sebuah kolaborasi yang sangat sempurna dan menjadi contoh bagi DPW IWOI di seluruh Indonesia.

Di satu sisi ada Dewan Pakar Yulius Riyantoko yang siap berbagi ilmu, meningkatkan kapasitas dan kualitas wartawan agar karya jurnalistiknya semakin profesional, humanis, dan berimbang.

Di sisi lain, ada Divisi Hukum Saparjan, SH., LLM yang siap menjadi benteng pertahanan, menjadi pelindung, menjadi garda terdepan ketika wartawan yang sudah bekerja sesuai aturan justru mendapatkan intimidasi.

Ilmu dan Hukum berjalan beriringan. Ilmu membuat wartawan menjadi profesional, Hukum membuat wartawan menjadi terlindungi. Inilah formula ideal untuk mencetak wartawan-wartawan IWOI yang tidak hanya berani, tetapi juga cerdas dan terlindungi.

Dengan adanya dua sosok hebat ini, Ketua DPW IWOI DIY Supriyono pun merasa semakin optimis bahwa IWOI DIY akan semakin solid, semakin profesional, dan semakin dicintai masyarakat.

Dari Sleman, dari sebuah dusun kecil bernama Gowok, semangat besar untuk membangun pers yang profesional, beretika, dan berani, terus digaungkan.
(Red)

img Apresiasi Dewan Pakar IWOI DIY, Kadiv Hukum Siap Jadi Garda Terdepan Lindungi Wartawan yang Terintimidasi

Pos terkait