Breaking News: Kilang Minyak Cilacap Terbakar, Pertamina Lakukan Pengamanan dan Evakuasi Warga

INTIP24NEWS | JAKARTA – Kilang minyak Pertamina Cilacap Kebakaran, terjadi di area pertangkian 39 Pertamina RU IV Cilacap sekira pukul 19.45 WIB, kebakaran terjadi di bundwill tangki 39T-205.

Pertamina membenarkan kejadian kebakaran di Pertamina Cilacap. Satu tangki produk terbakar saat kejadian. Corporate Secretary Kilang Pertamina Internasional. Ifki Sukarya mengatakan, api mulai kelihatan sekitar pukul 19.20. Peristiwa itu berhasil dikendalikan kurang lebih satu jam setelah kejadian atau sekitar pukul 20.40 WIB.

Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan Elpiji ke masyarakat dalam kondisi aman meski salah satu tangki di area Kilang Cilacap terbakar.

Seperti diberitakan, kebakaran mulai sekitar pukul 19.20 WIB terjadi di 1 buah tanki berisi produk Pertalite. Saat ini, Pertamina belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Upaya pemadaman dilakukan secara intensive dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor pada tangki yang terbakar, sedangkan untuk tangki di sekitar dilakukan pendinginan dengan water sprinkle untuk mencegah merambatnya kebakaran,” terang Ifki dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (13/11).

Perusahaan juga tengah melakukan pengecekan masyarakat di sekitar area kejadian untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman.

“Untuk masyarakat yang berlokasi di area terdekat dengan lokasi, akan dilakukan evakuasi untuk memindahkan masyarakat ke area yang lebih aman,” ujarnya.

Kebakaran yang melanda kilang Cilacap belum lama terjadi. Sebelumnya, kebakaran melahap lingkungan sekitar tangki pada Juni lalu.

Namun pada masa pendinginan tangki 39T-205, muncul satu titik api di pipa saluran keluar tangki 39T-203. Titik api itu kemudian baru dapat dipadamkan pada Minggu (13/6) pukul 10.50 WIB.

Kebakaran tangki 36T102 itu terjadi pada pukul 19.15 WIB. Dilaporkan, tangki 36T102 berisi Pertalite dengan level tangki 15,9 meter versus maximal level 20 meter atau sekitar volume 31.000 KL versus maximal 39.000 KL.

Saat ini di lokasi tersebut tengah dilakukan penyekatan api di seputar tangki 36T102 dan defensive fire fighting dengan fire truck dan hydrant.

Petugas belum bisa memberikan keterangan rinci terkait peristiwa tersebut, termasuk soal penyebab kebakaran. Namun dilaporkan kebakaran itu terjadi saat hujan deras. Hal ini disampaikan salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kilang Pertamina.

(Dari berbagai sumber)

Pos terkait