INTIP24NEWS | JAKARTA – Timnas Brasil mengawali pertandingan perdananya dengan mengalahkan Jerman 4-2 di International Stadium Yokohama, Yokohama, Kamis (22/7) malam. Hasil tersebut membuat Brasil memimpin klasemen Grup D dengan keunggulan agregate gol.
Brasil unggul saat laga baru berjalan tujuh menit, dilanjutkan pada menit ke-22 memanfaatkan umpan Guilherma Arana, dan gol ketiga dibuat pada menit ke-30. Satu gol lagi diciptakan Paulinho di masa injury time (90+5).
Gol Jerman diciptakan Nadiem Amiri dan Ragnar Ache pada menit ke-57 dan ke-83. Brasil sebenarnya memiliki kesematan menambah pundi-pundi gol melalui titik penalti. Sayang, Matheus Chunha gagal memanfaatkan momentum yang terjadi pada masa injury time babak pertama. Jerman juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Maximilian Arnold mendapat kartu merah karena akumulasi kartu kuning pada menit 63.
Pasukan Andre Jardine unggul jumlah produktivitas gol dibandingkan Pantai Gading yang pada pertandingan sebelumnya mengalahkan Arab Saudi dengan skor tipis 2-1. Kemenangan Pantai Gading juga ditentukan pemain senior Franck Kessie yang membuat gol pada menit ke-66, setelah babak pertama kedudukan sama kuat 1-1. Pantai Gading memimpin lewat gol bunuh diri Abdulelah Al Amri (39) tapi berhasil disamakan Salem Al-Dawsari lima menit kemudian.
Hasil berbeda dialami Argentina pada laga kedua Grup C di Saporro Dome, Kamis (22/7/2021) sore WIB melawan Australia. Pasukan Fernando Batista dipaksa mengakui keunggulan Australia dengan dua gol tanpa balas. Lachlan Wales membawa Australia unggula pada menit ke-14 sebelum akhirnya Marco Tilio membawa tim Kanguru leading dua gol.
Hasil tersebut mengejutkan karena Argentina dominan dari sisi pertandingan. Mereka menguasai jalannya pertandingan dengan 54% penguasaan bola. Mereka juga memiliki usaha tembakan lebih banyak dengan tujuh kali percobaan tapi hanya lima yang tepat sasaran.
Argentina sudah harus bermain dengan 10 pemain karena Francisco Ortega diusir ke luar lapangan pada menit 45+1. Laga sendiri memang berjalan panas. Selain satu kartu merah, total ada sepuluh kartu kuning dikeluarkan wasit asal Serbia Srdjan Jovanovic pada laga tersebut.


























































