SERANG, Intip24News.com – Gubernur Banten Andra Soni memediasi pertemuan antara Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga dan seorang siswa yang sebelumnya terlibat dalam insiden pelanggaran tata tertib sekolah. Pertemuan berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), dan berakhir dengan kesepakatan damai.
Dalam suasana haru, keduanya saling memaafkan.
“Saya minta maaf atas kesalahan saya,” ujar sang siswa.
“Ibu juga minta maaf atas kata-kata ibu. Semoga kamu ikhlas,” balas Kepala Sekolah, Dini Pitria.
Gubernur Andra Soni menegaskan, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh sekolah di Banten agar lebih mengedepankan komunikasi dan empati.
“Menjaga suasana belajar yang sehat adalah tanggung jawab bersama: guru, siswa, dan pemerintah,” tegasnya.
Dengan adanya mediasi ini, kegiatan belajar di SMAN 1 Cimarga kembali berjalan normal. Pemerintah Provinsi Banten juga memastikan proses pembinaan dan klarifikasi dilakukan secara adil agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Gubernur Andra Soni mengajak seluruh pihak untuk mendukung sekolah sebagai ruang tumbuh yang tertib, aman, dan penuh empati.
( WS/ TLB )
























































