JAKARTA | INTIP24 News – Dalam rangka memperingati Hari Transport Nasional, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggratiskan transportasi umum pada 24 April 2026, sekaligus mengajak warga mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan kebijakan tersebut melalui unggahan di akun Instagramnya, dilihat Kamis (23/4).
Moda yang digratiskan mencakup MRT, LRT Jakarta, Mikrotrans, hingga Transjakarta, yang seluruhnya merupakan layanan transportasi umum milik Pemprov DKI Jakarta.
“Pemerintah DKI Jakarta untuk menyambut hari transportasi nasional ini akan memberikan fasilitas kemudahan atau gratis,” lanjutnya.
Menurut Pramono, kebijakan tersebut diharapkan bisa mendorong perubahan kebiasaan warga dalam bermobilitas. Pemprov DKI ingin masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.
Ia mengatakan langkah itu juga diarahkan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta. Dengan begitu, upaya menekan kemacetan dan meningkatkan efisiensi mobilitas di ibu kota dapat berjalan seiring dengan perubahan perilaku masyarakat.
Pramono mengatakan momentum Hari Transportasi Nasional dipakai sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan terintegrasi.
“Kenapa hal ini kami berikan? Karena pemerintah Jakarta menginginkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas transportasi umum yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jakarta,” ujarnya.
Sebelumnya, transportasi umum di Jakarta juga sempat digratiskan pada masa libur Lebaran.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah penumpang transportasi umum di Jakarta pada 2025 masih didominasi Transjakarta. Hingga Juli 2025, jumlah pengguna Transjakarta tercatat 37,6 juta penumpang.
Pada periode yang sama, MRT mencatat 4,3 juta penumpang, sementara LRT mencatat 118 ribu penumpang.




























































