Hari Ini 20 Tahun Yang Lalu, Tragedi WTC 11 September Selasa Kelabu

Seperti diberitakan liputan6.com, menghadapi ancaman Al-Qaeda maupun ISIS, menurutnya akan cukup menantang bagi Taliban, karena kedua kelompok itu bergerak secara underground. Contohnya ISIS yang sempat meledakkan bandara di Kabul beberapa waktu lalu.

Selain itu, Taliban diprediksi tak akan kerja sama lagi dengan Al-Qaeda mengingat hubungan lama mereka justru memicu perang 20 tahun dengan AS. 

“Posisi Taliban tidak memungkinkan untuk bekerja sama dengan Al-Qaeda karena mereka tentu belajar dari pengalaman masa lalu ketika berkuasa, lalu membantu, dan menampung pimpinan Al-Qaeda. Itu berdampak kepada invasi dan serangan Amerika yang menjatuhkan Taliban pada 2001,” jelas Yon Machmudi. 

Faktor hubungan luar negeri juga menjadi penghalang hubungan Taliban dan Al-Qaeda. Amerika Serikat dan Taliban sepakat agar kelompok teror seperti Taliban dan Al-Qaeda dilarang di Afghanistan. Hal itu merupakan deal dengan AS sebelum meninggalkan Afghanistan.

Bacaan Lainnya

Ada juga pengaruh Rusia dan China yang menuntut adanya stabilitas di Afghanistan, terutama wilayah perbatasan, untuk kepentingan masing-masing. “Deal dengan negara-negara tetangga, baik itu China, Rusia, dan Iran, itu adalah persoalan keamanan,” jelas Yon.

“Jadi mereka meminta agar kelompok separatis yang biasa berada di perbatasan Afghanistan yang mengganggu keamanan di Asia Tengah dengan Rusia ataupun dengan China itu diminta ketegasan Taliban tidak membiarkan wilayahnya dipakai untuk itu.”

Dari sisi ideologi, Taliban dan Al-Qaeda juga dinilai Yon berbeda terkait pemerintahan. Menurutnya, Al-Qaeda lebih erat dengan ISIS.

“Mereka sama-sama kelompok yang berideologi Islam tapi basisnya berbeda. Taliban dalam melawan Amerika dia tak pernah melakukan aksi-aksi bom bunuh diri. Kemudian anggota Taliban tidak ada yang terlibat di luar Afghanistan karena Taliban fokus kepada perjuangan di Afghanistan,” jelas Yon Machmudi.

Lebih lanjut, Taliban berniat mendirikan pemerintahan Emirat di Afghanistan. Mereka juga mengaku siap berdiplomasi dengan berbagai negara, serta tak ada niatan membangun khilafah.

“Berbeda dengan Al-Qaeda maupun ISIS yang menginginkan adanya sebuah pemerintahan global yang disebut Islamic State yang meliputi seluruh wilayah di dunia Islam,” Yon memungkasi.

 Presiden AS Joe Biden baru-baru ini mengatakan dia akan merilis dokumen rahasia yang terkait dengan penyelidikan apakah Arab Saudi berperan dalam serangan itu. Pemerintah Arab Saudi telah membantah ada hubungan dengan serangan tersebut.

Joe Biden mengeluarkan perintah eksekutif kepada Jaksa Agung Merrick Garland untuk merilis dokumen tersebut. Tapi tidak memberikan keterangan waktu. 

Editor: Hasan M.

Pos terkait