Kapolri, Panglima TNI dan Ketua DPR-RI Tinjau Pos Penyekatan Merak

INTIP24NEWS | CILEGON – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI, Marsekal Hadi Cahyanto dan Ketua DPR-RI, Puan Maharani meninjau Pos penyekatan mudik di pelabuhan Merak, Banten. Kapolri meminta petugas penyekatan semakin meningkatkan penjagaan jelang Idul Fitri.

Terutama di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, kebiasaan masyarakat menyebrang saat malam hingga pagi hari.

“Saya memang tahu di wilayah Banten untuk arus yang melakukan kegiatan mudik di tahun sebelumnya, kecenderungannya akan semakin ramai saat akan menjelang malam dan menjelang pagi. Ini tentunya rekan-rekan harus hadapi dalam beberapa hari terakhir,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Dermaga Eksekutif Merak, Minggu (9/5/2021).

Selain Panglima TNI dan Ketua DPR-RI, Kapolri juga di dampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Kemudian hadir juga Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo.

Bacaan Lainnya

Jajaran pejabat utama Mabes Polri juga turut hadir seperti Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Asops Kapolri Irjen Imam, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, serta Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Kemudahan saat libur Idul Fitri, Kapolri juga meminta lokasi wisata yang masuk kedalam zona merah harus ditutup. Sedangkan objek wisata yang buka, harus berdiri posko untuk mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19.

Pembagian masker ke wisatawan hingga pengecekkan kesehatan wajib dilakukan, untuk memastikan masyarakat yang berlibur dalam kondisi sehat.

“Kemudian lakukan kegiatan pengecekkan secara random, suhu nya di periksa, sehingga kita yakin pengunjung yang masuk kondisinya aman,” terangnya.

Kapolri juga mengingatkan petugas yang berjaga dan penyekatan di setiap cek point hingga destinasi wisata harus sehat hingga menerapkan prokes, agar tidak terpapar corona.

Kapolri berharap penyekatan arus mudik dan pengetatan di objek wisata diharapkan bisa mencegah penyebaran virus covid-19 di Indonesia, yang sudah mulai bisa dikendalikan.

“Rekan-rekan juga harus dalm kondisi sehat, lakukan swab antigen, saat akan dinas atau turun dinas melaksanakan. Sehingga kita yakin aman dan keluarga selamat,” jelasnya. ( TLB )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *