Kerap Dikhianati, Prabowo: Tak Masalah Asal Jangan Prabowo yang Berkhianat

JAKARTA – Ketum Gerindra dan Bacapres dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto mengaku tak masalah kerap dibohongi dan dikhianati, yang terpenting dirinya tak akan mengkhianati dan membohongi pihak-pihak yang sudah mendukungnya.

Hal itu diutarakan Prabowo menjawab beberapa kali ditanya wartawan soal perasaannya usai dibohongi dan dikhianati dalam politik. .

“Saudara-saudara, ada dulu wartawan, mungkin mau mancing saya, ‘Pak Prabowo kok sering dibohongi, kok sering dikhianati ya?’” kata Prabowo dalam sambutannya pada acara deklarasi dukungan Partai Gelora di Djakarta Theater, Jakpus, Sabtu (2/9).

Ia pun berterima kasih kepada pihak-pihak yang terus mendukungnya. Prabowo memastikan rakyat yang akan menentukan dan sejarah yang mencatat.

Bacaan Lainnya

“Jadi saudara-saudara terima kasih dukunganmu, rakyat yang akan melihat, rakyat yang akan menilai, rakyat yang nanti memberi vonis, Dan yang paling utama adalah sejarah mencatat siapa di atas jalan yang benar dan siapa yang berkhianat kepada bangsa dan negara,” pungkas Prabowo.

Seperti diberitakan, Koalisi Indonesia Maju yang dibentuk Gerindra bersama Golkar, PAN, dan PKB goyah usai PKB dan NasDem mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai capres-cawapres. Padahal PKB sejak awal sudah membentuk koalisi dengan Gerindra.

Cak Imin mengaku sudah berkomunikasi dan bertemu langsung dengan Prabowo untuk terkait dinamika politik ini.

“Sudah berkali-kali saya sowan ke beliau (Prabowo). Dan secara pribadi sudah ketemu,” kata Cak Imin singkat usai berziarah di makam Mbah Bisri Syamsuri Denanyar Jombang, Sabtu pagi ini.

Pengusungan Anies-Cak Imin juga berpengaruh pada Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang dibentuk NasDem, PKS, dan Demokrat. Demokrat merasa ada pengkhianatan dan akhirnya menarik diri dari koalisi ini, serta mencabut dukungan terhadap Anies.

Pos terkait