“Karena Gus Muhaimin ini adalah ketua umum dari Partai PKB, saya yakin Gus Muhaimin paham sekali soal ini. Bagaimana langkah Gus Muhaimin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE,” tanya Gibran saat debat Cawapres di JCC Senayan, Jumat (21/12).
“Terus terang saya tidak paham SGIE,” timpal Cak Imin.
Gaya Gibran yang mengeluarkan diksi ‘asing’ tersebut juga pernah dilakukan oleh Jokowi pada debat capres Juni 2014. Kala itu, Jokowi berhadapan dengan Prabowo Subianto.
Joko Widodo pada momen itu sempat memberikan pertanyaan dengan kata singkatan yang tidak diketahui Prabowo Subianto terkait TPID.
“Bapak Prabowo, kami ingin bertanya bagaimana cara meningkatkan peran, ini soal rakyat, peran TPID. Terima kasih,” tanya Jokowi dalam sesi tanya jawab kala itu.
Mendengar pertanyaan Jokowi itu, Prabowo bertanya balik soal singkatan TPID.
“TPID itu singkatan dari apa?” tanya Prabowo.
Jokowi lantas menjelaskan ke Prabowo soal kepanjangan TPID.
“TPID itu Tim Pengendalian Inflasi Daerah Pak Prabowo,” kata Jokowi menjelaskan.
“Saya tidak terlalu menguasai singkatan,” timpal Prabowo.
Tak hanya di Pilpres 2014, Jokowi juga sempat mengutarakan istilah ‘unicorn’ ketika menjalani debat dengan Prabowo di Pilpres 2019.
Jokowi kala itu sempat bertanya apa yang akan dilakukan Prabowo jika terpilih untuk mendukung dan mengembangkan perusahaan rintisan (start up) terutama yang sudah berlabel unicorn.
Unicorn merupakan istilah yang sangat familiar di dunia perusahaan rintisan atau startup. Istilah unicorn digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan privat yang telah mengantongi valuasi lebih dari US$1 miliar.
“Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn Indonesia?” kata Jokowi.
“Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?” kata Prabowo bertanya balik. Jokowi tampak tak mendengar jelas pertanyaan balik Prabowo sehingga tak merespons dengan jawaban jelas.


























































