Meski Ditentang Anggota NATO, AS Berencana Pasok Bom Tandan ke Ukrakna

INTIP24 – Langkah Amerika Serikat (AS) yang bakal mengirimkan bom klaster (tandan) untuk membantu Ukraina mendapat penolakan dari sesama anggota NATO, Spanyol.

Negeri Matador itu merupakan salah satu negara yang melarang penggunaan jenis bom tersebut.

“Spanyol, berdasarkan komitmen tegas yang dimilikinya dengan Ukraina, juga memiliki komitmen tegas bahwa senjata dan bom tertentu tidak dapat dikirim dalam keadaan apa pun,” kata Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles kepada awak media.

Kendati demikian, dia menekankan, Spanyol tetap mendukung hak Ukraina membela dan mempertahankan diri terhadap serangan Rusia.

Bacaan Lainnya

“Tidak untuk bom klaster dan ya untuk pertahanan sah Ukraina, yang kami pahami tidak boleh dilakukan dengan bom klaster,” ujar Robles.

Diungkapkan, langkah untuk mengirim bom klaster adalah keputusan Pemerintah AS, bukan Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Spanyol diketahui merupakan salah satu anggota aliansi pertahanan yang telah berdiri sejak 1949 tersebut.

Presiden AS Joe Biden telah menyampaikan, keputusan untuk mengirim bom klaster merupakan keputusan sulit.

Pos terkait