INTIP24NEWS.COM – Polandia dan Slovakia berencana akan mengirim pesawat tempur era Soviet ke Ukraina. Warsawa dan Bratislava akan mengirim pesawat tempur MiG-29 rancangan Soviet ke Kiev.
Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin menanggapu pada hari Jumat dengan mengatakan bahwa mereka terlihat seperti upaya untuk membuang peralatan kuno,
“Ini adalah contoh lain bagaimana sejumlah negara anggota NATO, termasuk Polandia, meningkatkan keterlibatan langsung mereka dalam konflik,”
Peskov menambahkan bahwa hal itu tidak akan memengaruhi hasil operasi militer Rusia, melainkan “dapat menyebabkan penderitaan tambahan bagi Ukraina sendiri dan rakyatnya”.
“Sepertinya negara-negara ini [Polandia dan Slovakia] hanya membuang peralatan lama yang tidak lagi mereka perlukan,” kata Peskov.
MiG-29 dirancang pada 1970-an dan mulai beroperasi pada 1980-an.
Rencana Warsawa untuk memindahkan empat jet tempur ke Kiev “dalam beberapa hari ke depan” diumumkan oleh Perdana Menteri Mateusz Morawiecki awal pekan ini.
Ini menjadikan Polandia negara NATO pertama yang menjanjikan pesawat tempur ke Ukraina.
Negara ini memiliki 28 MiG-29, tetapi tidak jelas berapa banyak dari mereka dalam kondisi kerja, karena negara tersebut telah berusaha untuk memperbarui angkatan udaranya dengan pesawat tempur buatan AS dan Korea Selatan
.Slovakia, juga anggota NATO, juga mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan mengirim 13 MiG ke Kiev.
Namun, jet tersebut sudah pensiun tahun lalu, dan beberapa laporan menyatakan bahwa sebagian besar tidak dalam kondisi operasional.
Ukraina telah meminta pesawat tempur, khususnya F-16 buatan Amerika, untuk militernya, meskipun Presiden AS Joe Biden mengkonfirmasi pada bulan Januari bahwa Washington tidak memiliki rencana untuk mengirim pesawat tempur ke Kiev.
Kanselir Jerman Olaf Scholz juga menyatakan pada bulan yang sama bahwa Berlin tidak sedang mendiskusikan transfer F-16 miliknya sendiri.
Namun, Presiden Prancis Emmanuel Macron berkomentar pada bulan Januari bahwa dia tidak akan mengesampingkan pengiriman jet tempur ke Ukraina.
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengumumkan pada bulan Februari bahwa sementara London akan melatih pilot Ukraina, masih belum ada keputusan untuk benar-benar mengirim jet tempur buatan Barat ke Kiev.
Moskow telah memperingatkan dalam banyak kesempatan bahwa mempersenjatai Ukraina sama dengan bermain api dan bahwa negara-negara Barat praktis telah menjadi pihak dalam konflik tersebut.
Editor: Hasan M
















































