INTIP24NEWS | PALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI melalui Mudakir SKM MKes Kepala Dinas (Kadinkes) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) ketika menerima kunjungan Awak Media diruangan kerjanya di jalan Merdeka Km 6 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi,PALI rabu (4/8/21).
Seperti disampaikan Mudakir Kadinkes PALI mengatakan khusus untuk kabupaten PALI sendiri saat ini masih berada di Zona Orine dalam pencegahan,penanganan dan penyebaran virus covid 19 corona di Zona Orine.
Dirinya menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten PALI pada umumnya untuk bersama-sama mari kita mejaga kesehatan tubuh kita agar selalu sehat dan ikuti aturan serta anjuran Pemerintah protokol Kesehatan(Prokes) dengan istilah 5 M.
Adalah jangan lupa mengunakan masker dan diharuskan memakai masker, mencuci tangan,jaga jarak, mengurangi aktifitas untuk keluar rumah apabila tidak terlalu penting dan menjahui kerumunan tempat keramaian ini adalah salah satu untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid 19 dan yang harus dipatuhi,ditaati oleh warga masyarakat dengan anjuran,aturan dari Pemerintah. “Imbuh Mudakir Kadin Dinkes.
Dikesempatan yang sama juga Mudakir menyampaikan kepada warga masyarakat yang telah divaksin dan saat ini Kabupaten PALI ini terdiri dari 2 dosis diantaranya dosis yang pertama adalah pasien covid – 19 berjumlah 20798 orang dan dosis ke 2 berjumlah 12879 orang.”ungkapnya.
Dan dijelaskannya Mengenai vaksin kata Mudakir, dengan keterbatasan kesediaan vaksin yang diberikan telah habis ketersediaannya itu adalah dari Pusat.
Dengan keterbatasan vaksin yang belum tersedia ini memang kita masih menunggu pendisribusian pengiriman vaksinya terbatas tidak mencukupi dan berupaya menunggu pengiriman vaksin dari Pusat.”pungkasnya.
Dijelaskannya Sedangkan untuk vaksin yang ada diprioritaskan untuk dosis ke 2 dan
Harapannya dari pihak kesehatan sebenarnya kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vasksinasi sudah tinggi dan menerima di vaksin covid – 19 namun harus diimbangi juga mengenai vaksin dengan keterbatasan vaksin yang ada dari pusat.”tuturnya.
Lanjutnya, masih bincang-bincang bersama Kadinkes Mudakir dengan Awak Media di ruangan kantornya iya Memang katanya masyarakat dianjurkan untuk di vaksin untuk menjaga ketahanan dan kekebalan tubuh dengan di vaksin setidaknya untuk menjaga imun kita supaya kuat dan sehat terhindar dari covid 19 ini adalah program Pemerintah yang diterapkan yang ada di seluruh Indonesia untuk masyarakat Indonesia sehat terhindar dari covid.
Dikatakan Mudakir vaksin tidak serta merta ada dan bertahap dikirim dari Negara Cina ataupun di luar Negara Cina saat ini tidak mencukupi dan kita telah berupaya semaksimal mungkin bahkan telah mengajuhkan jumlah penambahan ke Dinas Provinsi dan juga ke Kementrian Kesehatan.”Jelasnya.
penambahan vaksin ini diketahui melalui dari media,televisi bahkan di rumah-rumah sakit dan tidak bisa menampung vaksin covid – 19 ini dengan di vaksin adalah salah satu cara untuk menambah kekebalan tubuh,daya tahan tubuh dan imun.”katanya.
Untuk saat ini karena dengan keterbatasan vaksin memanfaatkan vaksin seefesin mungkin dan telah mencoba mengajuhkan permintaan penambahan terhadap kekurangan persediaan keterbatasan vaksin ke Dinas Provinsi Sumsel dan kementerian kesehatan dengan berupaya semaksimal mungkin.”penuh harap.
Dengan kesediaan keterbatasan vaksin yang jelas membuat masyarakat yang datang untuk di vaksin masyarakat merasa kecewa dikarenakan vaksinnya kadang habis dan tidak tersedia dan terbatas dan masih menunggu distribusi dari Pusat dengan keterbataaan vaksin sedikit sedangkan yang inggin di vaksin banyak membutuhkan vaksin.”tuturnya.
Pandemi covid – 19 corona ini adalah virus melanda seluruh Dunia bukan hanya terjadi di Negara Indonesia saja dan dampaknya sangat terasa sekali terutama di bidang kesehatan bahkan hampir seluruh kena imbasnya bahkan di bidang Sosial dan Ekonomi semoga pandemi segera berlalu. (Dharmawan SE)


























































