JAKARTA I INTIP24 News – Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD Provinsi DKI Jakarta melakukan peninjauan lapangan ke TPS liar di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi dan dampaknya terhadap lingkungan serta masyarakat sekitar.
Anggota Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi, mengatakan peninjauan lapangan menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif. Menurutnya, persoalan sampah harus dilihat secara menyeluruh, bukan hanya ketika sudah menumpuk di hilir.
“Kita ingin memastikan persoalan sampah ini diselesaikan dari hulu sampai hilir. Pengurangan sampah dari sumbernya harus berjalan, sistem pengangkutan harus tertib, dan pembuangan ilegal harus dicegah,” ujar Suhaimi.
Suhaimi menilai keberadaan TPS liar menjadi sinyal bahwa masih ada celah yang harus diperbaiki dalam sistem pengelolaan sampah Jakarta. Pemerintah perlu memperkuat pengawasan sekaligus memastikan tersedia jalur pengelolaan sampah yang legal, mudah diakses, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha.
Ia juga meminta kepentingan warga menjadi perhatian utama dalam penanganan lokasi tersebut. “Yang paling penting, jangan sampai warga sekitar terus menjadi korban. Mereka harus mendapatkan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” katanya.
Selain penanganan terhadap lokasi, Suhaimi mendorong adanya evaluasi terhadap rantai pengelolaan sampah, mulai dari sumber, pengangkutan, hingga tempat pemrosesan. Dengan demikian, penertiban TPS liar tidak berhenti pada pembersihan lokasi, tetapi menghasilkan perbaikan sistem yang mencegah masalah serupa terulang.
“Kita ingin penanganan yang permanen, bukan solusi sementara. Kalau sumber masalahnya tidak dibenahi, TPS liar akan terus muncul. Karena itu, hasil peninjauan ini harus menjadi bahan untuk memperkuat kebijakan pengelolaan sampah Jakarta,” pungkas Suhaimi.















































