Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem Charles Meikyansyah sebelumnya menyebut partainya tidak menerima undangan pertemuan partai koalisi pemerintah dengan Presiden Jokowi.
Ia memastikan tak ada undangan terkait pertemuan itu yang ditujukan kepada ketua umum maupun sekretaris jenderal. Padahal, dia menjamin NasDem bakal hadir jika menerima undangan.
Charles juga menegaskan pihaknya menghormati apa pun langkah Jokowi, termasuk memahami jika partainya tidak mendapat undangan seperti parpol koalisi lainnya.
Yang jelas sampai saat ini tidak ada undangan ke Ketum Partai NasDem Pak Surya Paloh atau Sekjen,” kata Charles saat dihubungi, Selasa (2/5).
“Yang jelas NasDem diundang tidak diundang sangat menghormati arti undangan, artinya kalau diundang kita sangat menghormati, tidak diundang pun kita memahami itu semua,” katanya.
Partai NasDem menjadi satu-satunya parpol koalisi pemerintah yang tidak hadir dalam pertemuan bersama Jokowi di Istana Negara pada Selasa (2/5) malam.
Surya Paloh telah mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024. NasDem kini juga terus menjalin komunikasi dengan partai oposisi, yakni PKS dan Partai Demokrat.
Sementara itu, keenam ketua umum parpol koalisi pemerintah lainnya hadir dalam pertemuan itu. Mereka adalah Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Kemudian, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono juga hadir dalam pertemuan tersebut.(***)



















































