PJ Bupati PALI Bersama Pihak Puskesmas ABAB Datangi Rumah Siska

INTIP24NEWS | PALI – Setelah mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan memberikan teguran dan arahan terkait adanya keluhan warga, senin, (17/05). Pejabat Bupati Kabupaten PALI DR H Rosidin Hasan langsung mengunjungi kediaman “Siska” salah satu warga desa betung yang beberapa waktu lalu mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan di Puskesmas Kecamatan Abab yang sempat viral di media sosial dan pemberitaan media online.

Dalam kunjungan ini Pejabat Bupati PALI DR H Rosidin Hasan didampingi Asisten II Husman Gumanti SE M.Si bersama kepada Puskesmas Abab dan Ibu Camat Abab

Dikatakan PJ Bupati PALI, Kunjungannya ke rumah duka (korban) untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan pihak keluarga mengucapkan turut berduka cita sekaligus sebagai permintaan maaf atas permasalahan ini.

“Kunjungan ini adalah untuk bersilaturahmi dengan pihak keluarga sekaligus permintaan maaf atas pelayanan yang tidak memuaskan yang di lakukan oleh pihak Puskesmas Abab”

Bacaan Lainnya

“Dan semoga Permasalahan seperti ini tidak terulang kembali, semoga pihak keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan dalam mengahadapi cobaan ini” Ucap PJ Bupati PALI di dampingi Asisten II

Hal senada juga disampaikan oleh pihak Puskesmas Abab, yang juga meminta maaf atas pelayanan yang dinilai tidak memuaskan. Dan semoga dengan kejadian ini tidak terulang kembali,

Sementara itu pihak keluarga “SISKA” mengatakan bahwa postingan nya di media sosial (Facebook) tersebut merupakan luapan kekecewaan dan emosi secara spontan karena panik. Bukan bermaksud untuk menyudutkan profesi atau instansi kesehatan.

“Postingan tersebut adalah ungkapan kekecewaan saya kerena panik, dan bukan untuk menyudutkan profesi atau instansi kesehatan”

Sambungnya lagi, dan hal ini adalah bentuk kepeduliannya terhadap pelayanan kesehatan di kecamatan abab karena keluhan terhadap pelayanan di puskesmas abab ini bukan hanya dari dirinya tetapi sering juga di keluhkan oleh masyarakat yang lain. Namun tidak ada yang berani untuk mengkritik.

“Keluhan atas pelayanan yang tidak memuaskan ini sudah sering saya dengar di tengah masyarakat, namun tidak ada yang berani mengkritik”

“kritik dan masukan ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di kecamatan abab. Semoga hal seperti ini tidak terulang kembali” harapnya

Memang ajal itu sudah di atur tuhan, namun jika sudah dilakukan penanganan secara maksimal maka tidak ada penyesalan bagi keluarga yang di tinggalkan. Dan pihak keluarganya sudah mengikhlaskan kepergian sang ibu semoga di tempatkan di surganya allah.

“Kami sudah iklas atas kepergian ibu, dan semoga ibu di tempatkan di surganya allah. Amin Yra” ucapnya sedih [E]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *