Polemik Oknum Kades Tenajar Kidul Slewengkan ADD, Masyarakat Tuntut Kembalikan Uang Negara

Indramayu.Intip24news.com
Lemahnya dalam pengawasan penegakan hukum di pemerintahan daerah, sehingga persoalan oknum Kuwu Ddesa Tenajar Kidul yang diduga menyalahgunakan alokasi dana desa (ADD) terus menuai polemik di masyarakat Desa Tenajar kidul kecamatan Kertasemaya, kabupaten Indramayu.

Beberapa tokoh masyarakat setempat mendatangi kantor kecamatan Kertasemaya untuk melakukan audiensi, Jumat ( 07/06/2024 ).

Dalam audiensi tersebut dihadiri oleh sepuluh tokoh masyarakat desa Tenajar kidul, camat Kertasemaya, Kapolsek sukagumiwang, Koramil sukagumiwang, DPMD Indramayu dan Inspektorat Kabupaten Indramayu.

Sunardi, salah seorang tokoh perwakilan dari masyarakat Desa Tenajar kidul menyatakan sikap terkait persoalan yang telah merugikan keuangan negara dan juga masyarakat.

Bacaan Lainnya
Brimo

Menurut Sunardi, pembangunan di desa Tenajar kidul terhambat akibat ulah oknum Kuwu FN yang diduga telah menyalahgunakan alokasi dana desa sebagaimana mestinya.

“Kami masyarakat desa Tenajar kidul menginginkan bupati Indramayu agar menonaktifkan Kuwu FN sebagai Kuwu desa Tenajar kidul untuk selamanya,” tuturnya.

Ia menambahkan, “tuntutan dari masyarakat desa Tenajar Kidul kepada oknum Kuwu ( FN ) untuk mengembalikan uang negara yang diperuntukan membangun Jalan desa,” tegasnya.

Ditambahkannya,  “dari masyrakat yang telah kami wawancara akan ditemui dalam rapat Musdes  di kantor Kuwu Tenajar Kidul.Namun hingga saat ini belum ada kejelasan kapan hari, tanggal dan waktu rapat musdes tersebut,’ jelasnya.

Disepakayi bahwa pengembalian dana desa (DD) dari kuwu FN tersehut akan dikembalikan 60 hari kepada masyarakatnya.

Atim sawano sp



Dark-Cyberpunk-Toko-Produk-Teknologi-Instagram-Post-20240613-124639-0000

Pos terkait