INTIP24NEWS | Kabupaten Bekasi – Berbagai cara di lakukan untuk percepatan penanganan vaksinasi terhadap warga dan juga guna memutus mata rantai penyebaran wabah covid 19,satuan lalu lintas polres metro Bekasi membuat tim patroli vaksin berani, di mana nantinya tim patroli akan mendata warga yang belum di lakukan vaksin untuk selanjutnya di berikan formulir atau data untuk di lakukan vaksin di wilayah atau domisili tempat tinggal warga tersebut.
Dilepas langsung Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, Senin pagi (26/ 07). Tim patroli vaksin berani ini menggunakan kendaraan patroli roda dua dan empat langsung berkeliling untuk mendata warga yang akan dilakukan vaksinasi. Para personil vaksin berani tersebut akan berkeliling di beberapa titik seperti kawasan industri, perkantoran, tempat warga yang melakukan mobilitas tinggi dan pemukiman padat.
“Hari ini saya kukuhkan dan melepas patroli vaksin berani yang dibesut Satuan Lalu lintas Polres Metro Bekasi. Tim patroli vaksin berani nantinya akan bertugas mendata warga yang belum di vaksinasi untuk selanjutkan diberikan formulir atau blangko untuk dilakukan vaksinasi di tempat yang telah ditentukan” jelas Kapolres metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan di sela pelepasan tim patroli vaksin berani.
Sementara kasat lantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono yang mendampingi Kapolres, saat dimintai keterangan detail sistem kerja para petugas tim patroli vaksin berani di lapangan mengaku nantinya tim akan diminta setiap hari melaporkan data warga yang akan dilakukan vaksinasi.
“Setiap petugas tim patroli vaksin berani setiap harinya di tergetkan mendapatkan 10 warga yang akan di lakukan vaksinasi” ungkap AKBP Argo Wiyono.
“Setiap hari tim patroli vaksin berani harus berkeliling, dengan mendata warga yang di vaksinasi, dengan mendatangi beberapa titik yang di anggap ramai dan memang banyak warga yang belum di vaksinasi,” jelas Argo.
Diharapkan dengan dibentuknya tim patroli vaksin berani oleh satuan lalu lintas polres metro Bekasi, dapat mengcover warga Kabupaten Bekasi yang memang sangat antusias melakukan vaksinasi, terlebih dari data yang terhimpun baru 2,7 persen warga yang divaksin dari jumlah warga yang ada di Kabupaten Bekasi yang mencapai 2 juta jiwa lebih.
“Kami berharap dengan adanya tim patroli vaksin berani,kedepannya warga dapat tervaksin mencapai 70 persen,” tandas Argo Wiyono.


























































