Putuskan Sengketa 4 Pulau, Presiden Minta Jajarannya Luruskan Isu yang Sempat Berkembang

JAKARTA | INTIP24 News – Melalui rapat terbatas (Ratas) Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan 4 wilayah yang menjadi polemik antara provinsi Aceh dengan Sumatera Utara (Sumut) masuk ke dalam wilayah Aceh.

Presiden memutuskan empat pulau yang menjadi sengketa antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) masuk wilayah Aceh. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi berharap, keputusan ini mengakhiri dinamika yang berkembang di masyarakat.

“Kami mewakili pemerintah berharap, keputusan ini menjadi jalan keluar terbaik untuk kita semua, bagi pemerintah Aceh, bagi pemerintah Sumatera Utara, ini menjadi solusi yang kita harapkan dinamika yang berkembang di masyarakat,” ucap Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (17/6/2025).

“Pemerintah telah mengambil keputusan bahwa keempat pulau, yakni pulau Panjang, pulau Lipan, pulau Mangkir Gadang, dan pulau Mangkir Ketek secara administratif, berdasarkan dokumen yang dimiliki masuk ke wilayah ke masuk administrasi Aceh,” ucap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Bacaan Lainnya

Prasetyo menjelaskan, keputusan itu dilihat berdasarkan laporan dokumen yang yang disiapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia pun berharap polemik ini tidak menjadi permasalahan lagi.

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo juga meminta jajarannya untuk meluruskan isu-isu yang berkembang terkait dengan polemik empat pulau tersebut.

“Termasuk kita diminta bapak presiden untuk meluruskan isu-isu yang berkembang bahwa berkenaan dengan dinamika empat pulau ini bahwa tidak benar ada salah satu provinsi yang ingin memasukkan empat pulau ke wilayah administratifnya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tidak ada oknum yang ingin memasukkan 4 wilayah tersebut ke dalam administrasinya dengan sengaja.

“Bahwa tidak benar jika ada suatu pemerintah provinsi yang ingin, dalam tanda kutip memasukkan keempat pulaunya ke dalam wilayah administratifnya,” ungkap dia.

Dia pun meminta kepada seluruh masyarakat Aceh dan Sumut untuk memahami proses dan dinamika yang sedang terjadi, serta bersatu kembali setelah adanya keputusan empat pulau ini.

“Kami harapkan dinamika ini segera bisa kita akhiri supaya kita kembali bersatu, yang kita semua tahu kedua provinsi berdekatan, saling bersaudara, kegiatan ekonomi saling menopang, jadi jangan karena ada dinamika terhadap empat pulau ini berkembang isunya yang kontraproduktif,” ujar Prasetyo.

Pos terkait