LAHAT | INTIP24 – 40 atlet paralayang berlaga memicu adrenalin memperebutkan 25 Mendali Emas, 25 Perak dan 25 perunggun di Bukit Jokoh Kambing Desa Sukaraja, Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan dalam laga Porprov Sumsel ke XIV 2023.
Perlombaan cabor paralayang ini adalah untuk pertama kali diadakan dan ini berkat bantuan sarana dan prasarana senilai 1.27 Milyar.dari pemkab Lahat melalui dana CSR PT Suprime Energi. Demikian disampaikan bupati Lahat H.Cik Ujang,SH pada Minggu (24/9).
“Alhamdulilah sarana dan prasarana pada venue Paralayang merupakan bantuan Pemerintah Daerah kabupaten Lahat melalui Dana CSR PT Supreme yang mana dilengkapi fasilitas ruang tunggu toilet ruang kantor serta landing dan take off,” kata bupati.
Ia manambahkan, hal ini juga untuk ajang promosi nantinya yang dapat mengangkat nama baik daerah Kabupaten Lahat juga meningkatan peluang UMKM,” imbuh bupati.
Bupati juga berharap, potensi atlet lokal paralayang menjadi yang terbaik. Dirinya mengucakan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Kota Agung ,Camat Kecamatan Kota Agung ,Kapolsek Kota Agung, Danramil Kota Agung serta unsur lainya sehingga pelaksanaan Cabor Paralayang terselenggara dengan baik.
Adriansyah, selaku Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Cabang Lahat mengungkapakan, Porprov ini merupakan perhelatan olahraga yang diselenggarakan oleh Provinsi Sumatera Selatan dan pada tahun ini Kabupaten Lahat jadi tuan rumah.
“Pelaksanaan lomba cabang olahraga ini dimulai tanggal 18- 24 September diikuti 9 Kabupaten di Sumsel yaitu Kabupaten Lahat, Muara Enim, Oku Selatan, Muba, Muratara, OKI, Kota Palembang, Kota Pagar Alam dan Kota Lubuk Linggau. Dengan Jumlah peserta sebanyak 40 orang yang mengikuti kategori lomba ketepatan mendarat (KTM) Eksi yang terdiri dari RTG altitude durasi dan open distance mendali yang diperebutkan sebanyak 25 mendali.” kata Adriansyah.
Adriansyah berharap nanti cabor Paralayang Jokoh Kambing ini dapat ‘Go Publik’ sehingga atlet-atlet dari Sumsel atau nasional bahkan international akan datang ke Desa Sukaraja ini.
“Sementara itu, MA selaku pemuda Kecamatan Kota Agung mengungkapkan kekecewaannya, “dengan angaran sarana dan prasarana bantuan CSR dari PT Suprime Energi sebesar 1,27 milyar, seharusnya sarana dan prasarana tersebut sudah cukup bagus ,tetapi di Lokasi terlihat masih seperti sederhana sekali.
(Editor Dharmawan SE / Nopiarman Tim)


























































