Serang, Intip24News.com — Ketegangan pecah di Kantor Desa Ragasmasigit, Kecamatan Cerenang, Kabupaten Serang. Seorang jurnalis CompasKotaNews.com, Toni Firdaus, diusir secara kasar saat meliput pertemuan klarifikasi dugaan korupsi dana desa bersama LSM Macan Tunggal Banten.
Pertemuan yang seharusnya membahas penggunaan dana program Ketahanan Pangan (Ketapang) berubah ricuh ketika Sekretaris Desa (Sekdes) datang dengan nada tinggi, menuduh Ketua LSM meminta uang dari kios pupuk subsidi, lalu mengebrak meja hingga gelas pecah.
“Saya belum sempat memperkenalkan diri sebagai jurnalis, tapi tiba-tiba diusir sampai ke luar pagar kantor desa,” ujar Toni kecewa.
Tidakan tersebut dinilai sebagai pelecehan terhadap profesi jurnalis dan bentuk penghalangan kerja pers. LSM Macan Tunggal Banten menegaskan akan melaporkan kasus ini ke Polda Banten serta melanjutkan penyelidikan dugaan penyimpangan dana desa yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
“Kami tidak akan mundur. Ini tentang transparansi dan hak publik untuk tahu,” tegas Ketua LSM, Sapturi Rais.
Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi aparatur desa yang seharusnya mengedepankan keterbukaan dan menghormati kebebasan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik.
( WS/ Rls.CKN )
























































