INTIP24NEWS.COM – Pengusaha terkaya Elon Musk telah mencoba menenangkan kekhawatiran para pengiklan atas akuisisi Twitter-nya, dan mengungkapkan maksud dari pembelian platform tersebut untuk membantu menyelamatkan peradaban manusia.
Musk menegaskan bahwa dia tidak akan membiarkannya twitter menjadi pemandangan mengerikan yang gratis untuk semua.
“Twitter jelas tidak bisa menjadi neraka yang bebas untuk semua di mana apa pun dapat dikatakan tanpa konsekuensi,” katanya
Berbicara pada malam penutupan pengambilalihan Twitter senilai $44 miliar, Musk memposting pesan kepada mitra pengiklan dan menjelaskan alasannya untuk kesepakatan itu.
“Saya tidak melakukannya untuk menghasilkan lebih banyak uang,” katanya.
“Saya melakukannya untuk mencoba membantu umat manusia, yang saya cintai. Dan saya melakukannya dengan kerendahan hati, mengakui bahwa kegagalan dalam mengejar tujuan ini, terlepas dari upaya terbaik kami, adalah kemungkinan yang sangat nyata.” imbuh Musk.
CEO Tesla, yang menduduki peringkat sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan yang diperkirakan oleh Forbes lebih dari $221 miliar itu mengajukan tawaran pengambilalihan Twitter pada bulan April lalu.
Pada saat itu, dia berjanji untuk mengakhiri penyensoran suara-suara konservatif di platform tersebut, dengan mengatakan bahwa kebebasan berbicara adalah “keharusan sosial untuk demokrasi yang normal.”
Sebelumnya, para kritikus, termasuk karyawan Twitter, mengemukakan kekhawatiran bahwa Musk akan membuat platform tidak aman dengan mengizinkan konten “berbahaya”.
Pada bulan Mei, lebih dari dua lusin kelompok aktivis sayap kiri mendesak pengiklan untuk memboikot Twitter jika Musk menyelesaikan pengambilalihannya, dengan mengatakan dia akan menjadikan raksasa media sosial itu sebagai “ancaman langsung terhadap keselamatan publik.”
Meskipun Musk menyebut dirinya sebagai “pengabsolut kebebasan berbicara”, catatannya kepada pengiklan menunjukkan bahwa percakapan di Twitter tidak akan sepenuhnya di bawah kepemilikannya.
“Selain mematuhi hukum negara, platform kami harus hangat dan ramah untuk semua, di mana Anda dapat memilih pengalaman yang Anda inginkan sesuai dengan preferensi Anda, seperti yang Anda dapat memilih, misalnya, untuk menonton film atau bermain video game.
mulai dari segala usia hingga dewasa.”
Musk mengatakan, “industri media sosial saat ini menghadapi risiko terpecah menjadi “ruang gema sayap kanan dan kiri jauh yang menghasilkan lebih banyak kebencian dan memecah belah masyarakat kita.” tandas Musk.
“Alasan saya mengakuisisi Twitter adalah karena penting bagi masa depan peradaban untuk memiliki alun-alun kota digital bersama, di mana berbagai keyakinan dapat diperdebatkan dengan cara yang sehat, tanpa menggunakan kekerasan,” pungkas miliarder itu.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
















































