Tragis! Mantan Kades Desa Sukarsa Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

INTIP24NEWS | BEKASI – Mantan Kepala Desa Sukakarsa Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi Propinsi Jawa Barat yang bernama Sumarna alias Leos 70 th mengakhiri hidupnya dengan cara Gantung diri di pohon jambu di samping rumahnya yang beralamat di Kampung Kendayakan RT. 002/002 Desa Sukakarsa Kamis 5/8/2021.

Anggota Reskrim Polsek Sukatani saat mendapat informasi dari Binmaspol Ds. Sukakarsa AIPTU Suyanto bahwa di duga telah terjadi bunuh diri dengan gantung diri, mengetahui hal tersebut Piket Reskrim bersama dengan Kanit Reskrim Iptu Witrionaldi S.H, M.H. berikut Padal dan piket SPK mendatangi TKP .

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukatani Iptu Witrionaldi S.H,M.H. saat dikonfirmasi mengatakan, “dari keterangan saksi yang bernama Rizki Aditya Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan menggantung pada pohon jambu yang berada dibelakang rumah korban dengan menggunakan tali tambang plastik warna merah, korban sebelum gantung diri terlihat oleh saksi sdri. Iin Marlina sekitar pukul 05.00 wib sedang berjalan-jalan di depan rumah.

“Korban memiliki riwayat sakit stroke selama dua tahun, atas Kejadian tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Selanjutnya perkara ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Sukatani atas permintaan pihak keluarga korban tidak dilakukan autopsi dan dibuatkan surat pernyataan,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Terpisah istri korban yang bernama Fiyah 55 th juga mengatakan,” kejadian tersebut  pertama kali diketahui oleh cucu korban yang bernama Rizki Aditiya 10 th.

“Biasa kalo pagi Adit bangun pagi langsung ke kandang ayam untuk  ngasih makan ayam peliharaannya. tiba – tiba  Adit kaget lihat kakenya  sudah tergantung di pohon jambu dengan seutas tambang berwarna merah di  samping rumahnya peris di dekat  kandang ayam,” tuturnya

“Adit pun berlari  memberitahukan kepada ibunya  bahwa kakenya tergantung di pohon jambu dan sudah tidak bernyawa,kemudian bersama tetangga dan kerabatnya jenajah Leos di bawa ke Rumah anaknya di KP. Pulo Asem Desa Sukakarsa untuk dimakamkan,” terangnya.

lebih lanjut Fiyah juga mengatakan jika suaminya memang belakangan ini mengeluh sakit, dan sakit yang di deritanya sudah berlangsung lama semenjak suaminya mencalonkan diri sebagai kepala desa di Sukakarsa yang tidak terpilih,” tutupnya. ( Madrawi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *