1500 Buruh Divaksininasi Akan Dijadikan Relawan Vaksin Tingkat Perusahaan

INTIP24NEWS | BEKASI – Seribu buruh dari beberapa kawasan industri di Kabupaten Bekasi divaksinasi. Vaksinasi ini kerjasama dan inisitif anggota DPR RI Obon Tabroni dan Forkopimda di Omah Buruh, Kamis (29/7).

Suasana Omah Buruh nampak dipadati para buruh yang hendak divaksin oleh petugas kesehatan dan relawan, dalam vaksinasi tersebut nampak dihadiri anggota DPR RI Obon Tabroni dan unsur Forkopimda kabupaten Bekasi.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, “kegiatan vaksin ini bertujuan menekan penyebaran wabah ini bisa dimaksimalkan maka sentralisasi vaksin buruh bisa dilaksanakan di rumah buruh supaya lebih terkoordinir dengan baik dan bisa mewujudkan serta mencapai target yang kita harapkan,” paparnya.

Sementara anggota DPR RI Obon Traboni di tempat yang sama juga mengatakan, “karena kondisi pademi seperti ini ada beberapa perusahaan yang perduli dan ada juga perusahaan yang tidak begitu perduli, terhadap perusahaan yang tidak begitu perduli kita siapkan vaksin di rumah buruh ini supaya para pekerja bisa datang silih berganti dan mudah mencari tempatnya. Seperti siff 1 bisa langsung kesini dan saling bergantian,” terang Obon.

Bacaan Lainnya

“Target awal vaksin di tempat buruh ini adalah 1000 tapi karena antusias peserta bertambah jadi kita bulatkan 1500, sebetulnya antusias peserta sebetulnya banyak cuma persoalannya informasi sama tempat jadi hari ini kita batasi segitu dulu. Ini buktinya banyak banget peminatnya cuma kekurangan di sistemya saja, kekurangan server sistem itu peserta membludak tapi waktu pengimputan lebih dari 2 menit karena target kita 1 menit, jadi disini menggunakan 30 komputer tapi karena jaringan diatas yang lambat jadi menghambat di sistem kami target 1500 hari ini sampai jam 4 sore.” ungkap Obon.

Obon juga menambahkan, sebetulnya vaksin ini terjadwal dengan sistem per kelompok tapi karena antusias jadinya sebelum vaksin di buka peserta sudah datang memenuhi lokasi, jadi dengan Sistem ini kita bisa mengurai penumpukan peserta dan terkontrol dengan baik.

Menanggapi isu yang mencuat kalau karyawan yang tidak tervaksin dipersulit bahkan dikeluarkan obon mengatakan, “tidak benar itu dan tidak ada sanksi itu, cuma banyak yang masih tidak mau atau malas untuk divaksin jadi tidak ada PHK buat karyawan bila tidak divaksin.” jelas obon.

“Usia peserta vaksin hari ini sesuai dengan peraturan saja yaitu antara 17 sampai 60 tahun buat mendapatkan vaksin, kondisinya terserah dengan mereka kalau memang tidak memungkinkan divaksin akan di munta pulang dan tidak ada paksaan, karena tidak mau mengambil resiko kalau terlalu dipaksakan semua sesuai dengan aturannya.”

“Kegiatan hari ini baru trial saja kemungkinan akan terus dilakukan kalau antusias perserta semakin meningkat, dan banyak perusahaan yang tidak mau bertanggung jawab kita bikin kegiatan terus menerus kan disini tempatnya ngga menyewa jadi bebas saja,” lanjut Obon.

Sementara Jubir Satgas Covid-19 dr. Alamsyah mengatakan vaksinasi buruh ada dua skema, skema gotong royong sudah diselenggarakan sebelumnya beberapa kali, selanjutnya vaksin skema program ini secara terpusat.

“Walaupun ditempat lain sudah dilaksanakan, tapi tidak terpusat seperti ini. Nanti ada titik lagi, jika ini berhasil nanti akan dilaksanakan di titik lain. sudah dibahas dengan pak Obon sudah diniatkan sasarannya beberapa, dan kapan nanti akan dilaksanakan lagi,” papar dr. Alamsyah.

“Secara global untuk dosis satu mulai dari tenaga kesehatan, pelayanan publik, remaja lansia , masyarakat umum sudah tervaksinasi 350 ribu, disisa dua 120 ribu total 470 ribu. angka ini sekitar 20 persen (19,18%) dari target sasaran..yaitu sebanyak 2.413.974 jiwa di kabupaten Bekasi. Kalau dilihat sampai hari ini memang masih rendah 20 persen kita akan bergerak lebih cepat vaksinasi ini lagi agar diakhir Desember minimal target 80 persen untuk mencapai Herd Immunity.” tambahnya

“Ada beberapa, yang pertama awal awal itu masyarakat kita masih menolak, kalau diperhatikan launching vaksinasi ini kan bulan February sampai Mei itu masyarakat menolak dan takut, dan tidak percaya fase pertama, nah bulan Mei makin banyak yang percaya sehingga yang rendah sekitar 20 persen tercatat pada Mei Juli ini.” Tegasnya

Menanggapi antusiasnya parah buruh yang akan divaksiansi Wakil Ketua Gugus Covid 19, Kombes Pol Hendra Gunawan, berencana akan menjadikan para buruh yang saat ini akan divaksinasi untuk di jadikan relawan vaksin di tempat perusahaan para karyawan bekerja

“Dengan antusiasnya para buruh yang saat ini melakukan vaksinasi,kami berencana akan menjadikan para buruh sebagai relawan vaksin di tempat perusahaan bekerja para buruh di tempat tersebut” tandes Hendra Gunawan.

Sementara vaksinasi yang dilakukan di omah buruh dapat berjalan dengan kondusif dan dan lancar, petugas juga untuk menghindari kerumunan meminta para buruh untuk selalu mengedepankan prokol kesehatan.

img 1500 Buruh Divaksininasi Akan Dijadikan Relawan Vaksin Tingkat Perusahaan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *