China: Sanksi Sepihak AS justru Membahayakan Ekonomi Dunia, Tak Membawa Perdamaian dan Keamanan

INTIP24NEWS – Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan pada Rabu (6/4), bahwa AS mendapat keuntungan dari sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia sementara sekutu terdekatnya justru menderita akibat sanksi tersebut.

Zhao mengungkapkan, “dorongan untuk sanksi anti-Rusia harus dihentikan untuk menyelesaikan krisis Ukraina,” katanya.

“Washington memaksa negara-negara lain untuk menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, tetapi mereka berhati-hati untuk menghindari biaya apa pun bagi AS sendiri,” kata pejabat China itu.

AS menempatkan dirinya dalam posisi yang memungkinkannya untuk “menguntungkan dari kekacauan,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

“Jika AS benar-benar ingin mempromosikan de-eskalasi situasi di Ukraina, itu harus berhenti menambahkan bahan bakar ke api, meninggalkan gada sanksi, menahan diri dari kata-kata dan tindakan pemaksaan dan benar-benar mendorong perdamaian dan pembicaraan,” kata juru bicara itu.

Pernyataannya muncul ketika AS dan sekutunya meningkatkan tekanan terhadap Moskow setelah klaim Kiev bahwa pasukan Rusia telah melakukan kejahatan perang di Ukraina.

Moskow membantah tuduhan itu dan mengatakan bahwa tuduhan itu tampaknya dimaksudkan untuk menggagalkan upaya yang sedang berlangsung untuk merundingkan perdamaian.

Menyikapi situasi di Bucha, sebuah kota di barat laut Kiev dan fokus pernyataan Kiev, Zhao mengatakan penyelidikan independen dan menyeluruh diperlukan untuk menentukan apa yang terjadi di sana.

Gambar dari Bucha sangat “mengganggu”, katanya, seraya menambahkan bahwa “masalah kemanusiaan tidak boleh dipolitisasi”.

“Setiap tuduhan harus didasarkan pada fakta, dan semua pihak harus menahan diri dan menghindari tuduhan yang tidak berdasar sampai kesimpulan investigasi tercapai,” katanya.

Diplomat itu menyatakan dukungan Beijing untuk setiap inisiatif yang bertujuan mengurangi kekerasan di Ukraina.

Sumber: RT Rusia
Editor: Hasan M





Pos terkait