Diduga Ada Potongan, Warga Keluhkan BLT Dana Desa Spantan Jaya

INTIP24NEWS | PALI – Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang di anggarkan Pemerintah Pusat melalui Dana Desa merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang kurang mampu di tengah himpitan perekonomian masyarakat akibat dampak wabah virus corona (covid-19) yang saat ini sedang di hadapi dunia.

Dan dalam pernyataan tertulisnya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (Mendes PDTT) meminta kepada masyarakat untuk mengawasi dan mengontrol dalam pelaksanaan pembagian BLT dana desa supaya tidak ada pihak yang mencari keuntungan pribadi (Pemotongan) dalam penyaluran BLT dana desa tersebut karena BLT dana desa itu berprinsip dari desa, oleh desa dan untuk desa, jika terdapat pemotongan laporkan ke pihak yang berwajib, Jelasnya

Hasil temuan dilapangan masih ada saja oknum pemerintah desa yang berani melakukan pemotongan BLT Dana Desa yang diterima masyarakat. Seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang warga desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang meminta namanya untuk di initialkan AS jum’at (14/05).

Dijelaskannya beberapa hari yang lalu dirinya bersama masyarakat yang lain menerima BLT dana desa tahap pertama yang seharusnya Rp. 300.Ribu (Tiga Ratus Ribu Rupiah) namun dirinya bersama masyarakat yang lain hanya menerima Rp.270.Ribu (Dua Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) dan uang yang potong tersebut menurut oknum pemerintah desa spantan jaya untuk pembelian materai dan biaya untuk pencairan itu pun hanya di bayar satu bulan.
IMG-20210515-WA0094

Bacaan Lainnya

“Seharusnya kami menerima Rp.300.ribu, namun kami hanya menerima Rp.270.rb dan katanya untuk biaya beli materai dan ongkos biaya pencairan. Dan pencairan tahap pertama ini kami hanya menerima satu bulan”

“Saya juga bingung mengapa ada pemotongan seperti ini di desa kami spantan jaya. Sedangkan di desa desa lain itu tidak ada pemotongan” ungkap As

Dirinya meminta kepada pihak terkait dan pemerintah kabupaten PALI untuk dapat menindak lanjuti permasalahan ini karena memang uang tersebut nilainya tidak seberapa tapi itu tentunya sangat berarti bagi masyarakat yang tidak mampu.

“Kami meminta kepada pihak terkait untuk dapat menindak lanjuti persoalan ini. Karena walaupun nilainya tidak seberapa tapi itu sangat berarti bagi kami.” harapnya.

Sedangkan terpisah terkait permasalahan dugaan pemotongan BLT dana desa spantan jaya ini beberapa hari yang lalu sempat viral di media sosial facebook warga mengeluhkan adanya pemotongan BLT dana desa spantan jaya yang di tulis oleh akun Facebook “Irawan Sinta” pada (08/05) yang mengeluh dan melaporkan Pemotongan BLT dana desa tersebut kepada pemerintah kabupaten PALI

“Pak bupati emang benar BLT cair 1 bulan cuman nerima 270 ribu di desa spantan jaya” tulis postingan akun facebook Irawan Sinta

Sedangkan terkait keluhan warga adanya dugaan pemotongan BLT dana desa ini. pihak pemerintah desa spantan jaya dan pihak Dinas DPMD kabupaten PALI belum dikonfirmasi [Tim]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *